Kapolda Papua Kirim Tim Usut Penembakan Warga Serui

Jumat, 13 Februari 2015 | 19:42 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan (Istimewa/Istimewa)

Jayapura - Kapolda Papua, Irjen Yotje Mende, mengaku telah mengirim tim ke Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, guna mengusut kasus tewasnya seorang warga sipil pada Kamis (12/2).

"Kita ada berangkatkan tim ke sana, tadi siang berangkat (ke Serui)," kata Yotje Mende, di Kota Jayapura, Jumat (13/2).

Menurut dia, tim tersebut beranggotakan lima orang dari Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua yang dipimpin oleh seorang perwira menengah.

"Tim itu beranggotakan lima orang dan yang pimpin setingkat kasubdit," katanya.

Ketika disinggung situasi terkini di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Mende mengatakan bahwa aman terkendali.

"Secara umum situasi aman. Tapi untuk perkembangan terakhir terkait kasus ini saya belum mendapat laporannya," katanya.

Mengenai pelaku, mantan Kapolda Riau itu mengaku belum bisa memastikan siapa yang melakukan penembakan tersebut.

"Memang ada laporan dari kapolres Yapen bahwa korban diduga ditembak oleh kelompok sipil bersenjata di daerah itu. Tetapi saya sampaikan kepadanya agar polisi tidak boleh berandai-andai, harus dicek, dipastikan penyebab korban meninggal," katanya.

Untuk itu, Mende mengutus tim untuk menyelidiki kasus penembakan tersebut.

Korban penembakan ditemukan tergeletak di pinggir jalan di sekitar KM 6-7 arah Saubeba-Konti, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, yang diduga dilakukan oleh kelompok sipil bersenjata pimpinan Maikel Merani.

Korban penembakan itu bernama Sony Fairumbab (30), dan pihak yang melaporkan kasus itu ke Polres Kepulauan Yapen yakni Sefnat Ayomi (50).

Setelah menerima laporan tersebut, tim polisi yang dipimpin Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Aziz, mendatangi lokasi kejadian, dan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga.

Dari keterangan keluarga diketahui, Sony bersama Yosias Sineri, pada Rabu (11/2) sekitar pukul 23.00 WIT menuju ke Saubeba untuk berburu menggunakan sepeda motor.

Dalam perjalanan Yosias Sineri mendengar suara tembakan hingga mempercepat laju kendaraannya.

Awalnya, Yosias tidak mengetahui kalau Sony sudah terjatuh dari motor akibat terkena tembakan, karena ketakutan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon