Kapolsek: Insiden GBK, Polisi Tidak Kecolongan

Jumat, 1 Mei 2015 | 20:40 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Seorang pria misterius yang terjatuh dari atap Stadiun Utama Gelora Bung Karno dalam keadaan terbakar pada perayaan Hari Buruh, Jumat (1/5).
Seorang pria misterius yang terjatuh dari atap Stadiun Utama Gelora Bung Karno dalam keadaan terbakar pada perayaan Hari Buruh, Jumat (1/5). (Beritasatu.com/ Bayu Marhaenjati)

Jakarta - Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Harry Sulistyo mengatakan pihaknya tidak kecolongan dengan terjadinya insiden seseorang yang jatuh dari atap teratas stadion utama Gelora Bung Karno dengan kondisi terbakar di sela peringatan Hari Buruh, Jumat (1/5).

"Kami tidak kecolongan, ini kejadian tidak terduga. Kami sudah menyiapkan 1.038 personel, dengan personel tambahan 500 orang," kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Harry Sulistyo, di lokasi kejadian Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (1/5).

Harry menjelaskan sedikit kronologi kejadian, yakni pada sekitar pukul 17.00 WIB telah terjatuh seorang lelaki dari atap teratas stadion utama Gelora Bung Karno dalam kondisi terlilit kain dan terbakar.

Orang itu jatuh menimpa bagian belakang atap panggung utama peringatan Hari Buruh di Gelora Bung Karno, saat salah satu artis pengisi acara yakni Ahmad Dhani sedang membawakan sebuah lagu.

"Orang itu jatuh ke bawah lantai (akses menuju kursi kuning VIP) kemudian meninggal. Identitasnya belum ditemukan, namun dia laki-laki usianya diperkirakan 40-45 tahun, berkaus hitam dengan celana hitam," kata Harry.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon