Laba Bersih Lippo Cikarang Tumbuh 21 Persen

Selasa, 5 Mei 2015 | 01:24 WIB
T
FH
Penulis: TIM | Editor: FER
Ilustrasi Lippo Cikarang
Ilustrasi Lippo Cikarang (Istimewa)

Cikarang - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 275 miliar selama kuartal I-2015 atau tumbuh 21 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 227 miliar. Pertumbuhan ini terjadi di tengah pelemahan ekonomi makro dan nilai tukar rupiah.

Sementara itu, pendapatan perseroan selama kuartal I-2015 sebesar Rp 518 miliar atau meningkat 10 persen dibandingkan periode sama 2014 sebesar Rp 472 miliar. Adapun laba bruto meningkat 7 persen secara year on year (yoy) dari Rp 260 miliar menjadi Rp 277 miliar. EBITDA melesat 22 persen menjadi Rp 279 miliar.

"Pertumbuhan kinerja menunjukkan bahwa kami telah menuai manfaat dari visi jangka panjang, serta skala investasi di bidang infrastruktur, yang pada gilirannya menjadi dasar pertumbuhan dan profitabilitas dari unit bisnis kami," kata Presiden Direktur Lippo Cikarang Meow Chong Loh dalam penjelasan resmi di Jakarta, Senin (4/5).

Menurut dia, peningkatan itu juga ditopang pendapatan hunian, ruko, dan apartemen yang tumbuh 11 persen, dari Rp 427 miliar menjadi Rp 474 miliar. Segmen ini menjadi penyumbang terbesar pendapatan perseroan, yakni sebesar 91 persen dari total. Di sisi lain, pendapatan dari divisi industri dan komersial tercatat sebesar Rp 275 miliar atau setara 53 persen dari total pendapatan.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan perseroan, total aset Lippo Cikarang bertumbuh 19 persen dari Rp 3,9 triliun menjadi Rp 4,6 triliun. Hal ini mencerminkan return on assets (ROA) sebesar 5,9 persen, sedangkan return on equity (ROE) sebesar 9,3 persen. Di sisi lain, debt to equity ratio (DER) perseroan tercatat sebesar 0,57 kali.

Lebih jauh, Meow Chong mengatakan, pihaknya berhasil mencetak penjualan unit properti (marketing sales) sebesar Rp 1,27 triliun pada kuartal I-2015. Jumlah ini setara 51 persen dari target hingga akhir tahun yakni Rp 2,5 triliun.

"Hasil kuartal I telah memenuhi harapan kami di tengah melemahnya daya beli domestik, serta adanya peraturan KPR yang lebih ketat. Secara keseluruhan aktifitas bisnis serta profitabilitas usaha tetap berlangsung dengan baik sepanjang kuartal pertama 2015," tulis Meow Chong.

Dia menambahkan, pendapatan berulang atau recurring income Lippo Cikarang turun tipis 2 persen menjadi Rp 44 miliar. Meski begitu, recurring income berhasil memberikan kontribusi sebesar 9 persen dari total pendapatan selama kuartal I – 2015.

Tahun ini, anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) itu menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba sebesar 11 persen. Pendapatan diperkirakan mencapai Rp 1,9 triliun, sedangkan laba setelah pajak mencapai Rp 933 miliar.

Saat ini, perseroan tengah membangun tower pertama dari total 12 tower yang direncanakan, yakni Irvine Suites. Superblok tersebut akan terdiri atas Sekolah Pelita Harapan (SPH), rumah sakit, perkantoran, tower iconic, dan 12 tower kondominium.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon