Jokowi Bertekad Jadikan Pulau Buru Lumbung Beras Maluku

Jumat, 8 Mei 2015 | 13:02 WIB
NL
B
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: B1
Ilustrasi petani sedang memanen padi.
Ilustrasi petani sedang memanen padi. (Antara/Saiful Bahri)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertekad menjadikan Kabupaten Buru sebagai lumbung beras di Provinsi Maluku.

Tekad itu disampaikan kepala negara saat mencanangkan program penanaman padi dan peresmian Bendung Way Leman di Pulau Buru, Maluku.

"Saya melihat sawah di sini merupakan sawah yang sangat subur. Namun memang memerlukan penanganan intensif, sehingga produksi beras di Provinsi Maluku diambil dari Pulau Buru, bukan dari provinsi lain," kata presiden, Maluku, Kamis (8/5).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi ibu negara Iriana Widodo dan sejumlah menteri Kabinet Kerja menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), di Desa Wanareja, Gelar Way Apo, Kabupaten Buru.

Jokowi mengatakan, Bendung Way Leman yang baru diresmikan merupakan bagian dari usaha pemerintah untuk menjadikan Pulau Buru sebagai lumbung beras Maluku.

"Saya akan kembali dalam dua tahun lagi untuk melihat hasil pertanian di Pulau Buru. Tolong undang saya saat panen raya," kata presiden.

Sebelumnya, pemerintah setempat telah membangun Bendung Way Leman pada 1982. Bendung itu berfungsi untuk mengairi sawah seluas 935 hektare, dengan intensitas tanam dua kali setahun dan produktivitas 3-4 ton gabah kering giling (GKG) per ha.

Namun, pada 2010-2011 terjadi bencana banjir yang merusak badan bendung dan tebing Sungai Way Tina (sungai yang dibendung Bendung Way Leman), mengakibatkan bendung itu tidak dapat berfungsi normal lagi.

Pada 2012 -2015, pemerintah membangun Bendung Way Leman, yang ditangani Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku.

Diharapkan, setelah Bendung Way Leman rampung dapat memperluas pengairan persawahan menjadi 2.500 ha. Selain itu, intensitas penanaman meningkat menjadi tiga kali setahun dan produktivitas mencapai 7 ton GKG/ha.

Berdasarkan laporan Gubernur Maluku, Said Assegaf terdapat lahan pertanian seluas 10 ribu ha di Pulau Bulu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon