Pemain PSM Makassar Kecewa Gaji Dipotong

Minggu, 17 Mei 2015 | 15:16 WIB
FQ
B
Penulis: Firman Qusnulyakin | Editor: B1

Makassar - Rencana Manajemen klub PSM Makassar memotong gaji pemain mengundang reaksi kecewa di kalangan pemain, putusan itu dinilai tidak adil.

Pemotongan ini dilakukan berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia beberapa waktu lalu. Salah satu keputusan dalam rapat tersebut memang membahas mengenai kontrak pemain di setiap klub.

Direktur klub PSM, Sumirlan mengatakan bahwa semenjak PSSI menghentikan liga, maka kontrak pemain juga ikut berakhir. Oleh karena itu, menurut Sumirlan, kontrak dan gaji pemain akan dipangkas.

"Itu bukan keputusan sepihak dari manajemen, kami hanya menjalankan hasil rapat yang telah disepakati," jelas Sumirlan.

Sumirlan juga menjelaskan, pemotongan gaji tersebut hanya berlaku selama turnamen pramusim.

"Gaji pemain yang dibayarkan hanya 25 persen dari total yang diterima setiap bulannya. Tapi itu hanya berlaku sementara selama turnamen berlangsung. Setelah turnamen tersebut, kami akan negosiasi ulang terkait nilai kontrak dan gaji untuk ISL 2015/16," jelasnya.

Gelandang senior PSM, Ponaryo Astaman, mengaku bahwa keputusan itu sangat mengecewakan.

"Keputusan tersebut sangat tidak adil bagi kami selaku pemain. Kami ini seperti tidak dianggap," kesal pemain yang juga Presiden Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) itu.

Hal senada juga dituturkan kapten tim PSM, Syamsul Chaeruddin. Dirinya juga menagih janji manajemen untuk membayarkan sisa gaji yang belum dibayarkan kepada pemain.

"Sebaiknya gaji bulan April dan uang muka 10 persen yang masih tersisa segera dibayarkan. Setelah itu baru kita bicarakan nilai kontrak yang baru," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon