Warga Kendari Diminta Waspadai Peredaran Uang Palsu

Selasa, 2 Juni 2015 | 07:52 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi Uang Palsu
Ilustrasi Uang Palsu (Beritasatu.com)

Kendari - Masyarakat Sulawesi Tenggara diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu menjelang bulan puasa dan hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah, tahun 2015.

"Sudah menjadi fenomena di tengah masyarakat, pada setiap menjelang bulan puasa dan hari raya keagamaan, banyak ditemukan peredaran uang palsu oleh aparat kepolisian," kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tengggara (Sultra), Dian Nugraha, di Kendari, Selasa (2/6).

Saat ini, aparat kepolisian sudah banyak menemukan pelaku peredaran uang palsu di masyarakat. Terutama di kalangan pedagang di kabupaten Kolaka. Oleh karena itu, menjelang Ramadan dan Lebaran, saat kebutuhan masyarakat mengalami peningkatan, masyarakat harus waspada dengan peredaran uang palsu.

"Masyarakat harus lebih berhati-hati dengan peredaran uang palsu karena kasus temuan uang palsu Kolaka tidak menutup kemungkinan uang palsu juga ada di kabupaten lain di Sultra," kata Dian.

Pihak BI sendiri, sudah beberapa kali melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pengetahuan cara membedakan uang palsu dari uang asli.

"Kita harapkan dengan mengetahui ciri-ciri uang asli yang berbeda dengan uang palsu, masyarakat tidak menjadi korban dari peredaran uang palsu," ujar Dian.

Menurut dia, kerugian dari peredaran uang palsu bisa menimpa siapa saja, terutama kalangan pedagang di pasar-pasar tradisional. Masyarakat juga diharapkan saat melakukan transaksi, memperhatikan secara teliti uang yang diterima, sehingga tidak menjadi korban peredaran uang palsu.

"Kalau menemukan ciri-ciri uang palsu saat bertransaksi, segera melaporkannya kepada aparat petugas terdekat, sehingga pelakunya bisa segera ditangkap,"ujar Dian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon