Keluarga Pasien RSUD Baubau Keluhkan Ketiadaan Oksigen

Sabtu, 6 Juni 2015 | 01:57 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi Rumah Sakit.
Ilustrasi Rumah Sakit. (ABC News, Getty Images)

Kendari - Keluarga salah satu pasien sesak napas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palagimata Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rahayu (37), mengeluhkan ketiadaan oksigen di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

"Oleh karena rumah sakit tidak menyediakan tabung oksigen, kita keluarga pasien sendiri yang harus membeli oksigen dari toko," katanya melalui telepon dari Baubau, Jumat (5/6).

Menurut dia, ketiadaan oksigen di RSUD Baubau tersebut menyebabkan beban keluarga pasien bertambah berat. Sebab, satu tabung oksigen harus dibeli dengan harga yang cukup mahal, yakni Rp 2,5 juta.

"Bagi pasien dari keluarga mampu secara ekonomi, mungkin harga oksigen sebesar itu tidak masalah, namun bagi keluarga miskin tentu sangat membebani," katanya.

Menurut Rahayu, ketiadaan oksigen di RSUD Baubau tersebut sudah diadukan oleh masyarakat di DPRD Kota Baubau.

"Kami dengan pihak Komisi III DPRD Kota Baubau sudah meminta penjelasan dari pihak rumah sakit soal ketiadaan oksigen tersebut," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Baubau, Kamil Adi Karim yang dihubungi melalui telepon, mengakui adanya pengaduan masyarakat soal kahabisan stok oksigen di RSUD Kota Baubau tersebut.

Menurut dia, kehabisan stok oksigen di rumah sakit tersebut akibat tidak adanya dana yang dimiliki rumah sakit untuk membeli tabung oksigen.

"Penjelasan yang saya terima dari Kepala RSUD, dr Hasmuddin seperti itu. Rumah sakit tidak memiliki anggaran untuk pengadaan tabung oksigen, sehingga jika ada pasien yang membutuhkan oksigen, keluarga pasien sendiri yang harus membelinya di toko," katanya.

Sebagai wakil rakyat, Kamil sangat menyayangkan kehabisan oksigen di RSUD Baubau yang menyebabkan keluarga pasien harus menyediakan oksigen sendiri jika membutuhkan bantuan pernapasan.

Sebab jika hal itu berlangsung dalam waktu yang lama kata dia bisa membahayakan kesemalatan jiwa pasien, terutama pasien sesak napas.

"Saya sudah meminta Kepala Rumah Sakit agar segera membeli tabung oksigen yang menjadi kebutuhan vital pasien sesak napas. Soal biaya dari pengadaan tabung oksigen tersebut, nanti dikomunikasikan dengan pihak DPRD Kota Baubau," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon