PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Benahi Fasilitas dalam Pelabuhan

Selasa, 9 Juni 2015 | 21:12 WIB
LD
B
Penulis: Laurens Dami | Editor: B1
Ribuan kendaraan pemudik antre saat akan masuk ke kapal roro untuk menyebrang ke Pulau Sumatera, di Pelabuhan Merak, Banten.
Ribuan kendaraan pemudik antre saat akan masuk ke kapal roro untuk menyebrang ke Pulau Sumatera, di Pelabuhan Merak, Banten. (Antara/Asep Fathulrahman)

Merak - Pengelola Pelabuhan Merak, dalam hal ini PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Merak melakukan pembenahan dan perbaikan sejumlah fasilitas di dalam area Pelabuhan sebagai persiapan memasuki bulan Ramadan dan menghadapi arus mudik Lebaran 2015.

Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Mario Sardadi, Selasa (9/6) menjelaskan, sejumlah infrastruktur di dalam areal Pelabuhan Merak yang diperbaiki antara lain jalan beton di lingkungan pelabuhan, fasilitas dermaga sehingga kapal bisa bersandar dengan mudah, dan sejumlah fasilitas untuk pejalan kaki.

Mario menjelaskan, pelayanan penyeberangan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Merak masih berjalan normal. Setiap hari rata-rata jumlah kendaraan yang menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung sebanyak 2.500 truk, 300 bus, 1.500 mobil pribadi dan 500 sepeda motor.

"Kendati sudah memasuki liburan sekolah dan sebentar lagi memasuki bulan puasa, tidak ada lonjakan yang berarti," jelasnya.
Mario menjelaskan, Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni dilayani 48 kapal. Dengan aktivitas normal terdapat di bawah 70-80 trip per hari. Namun jumlah trip akan meningkat drastis menjelang arus mudik Lebaran yang bisa mencapai lebih 100 trip per hari.

Mario mengatakan, persiapan menjelang bulan puasa dan arus mudik tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, antara lain melakukan koordinasi dengan instansi lainnya baik instasi pemerintah pusat maupun instansi di daerah.

Menurutnya, koordinasi sangat diperlukan karena arus mudik harus diamankan berbagai pihak, tidak hanya oleh pengelola pelabuhan. Misalnya, sebelum ke palabuhan, sebagian besar kendaraan melalui jalan tol, sehingga diperlukan koordinasi dengan pengelola jalan tol agar tidak terjadi kemacetan. Demikian juga koordinasi dengan aparat keamanan.

Sementara itu, General Manager (GM) Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Yanus Lentanga mengungkapkan, untuk persiapan pelayanan arus mudik Lebaran 2015, baik dari kesiapan pelayanan, keamanan, sarana dan prasarana sudah 90 persen.

"Dari 48 kapal yang disiagakan, sebanyak 28 hingga 30 kapal dioperasikan untuk melayani penyeberangan setiap harinya. Hal ini dilakukan guna menghindari terjadinya penumpukan penumpang di pelabuhan," ujarnya.

Yanus memprediksi, jika pada tahun lalu kenaikan penumpang hanya terjadi sebesar empat persen. Kenaikan jumlah penumpang pejalan kaki maupun pada kendaraan para arus mudik Lebaran 2015, kemungkinan akan mengalami kenaikan.

"Kami tentunya akan memberikan pelayanan yang sebaik mungkin untuk pemudik lebaran tahun ini yang hendak menyebrang ke Pulau Sumatera," ujarnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon