Kapolda Papua: Disiplin Anggota Polri di Papua Perlu Dibenahi

Rabu, 1 Juli 2015 | 19:05 WIB
RI
B
Penulis: Robert Isidorus | Editor: B1
Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende
Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende (Istimewa)

Jayapura - Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Polisi Yotje Mende merasa perlu adanya pembenahan disiplin anggotanya selama setahun kedepan. Dalam satu terakhir masih banyak anggota Polri yang bertugas di daerah mangkir dalam tugas-tugasnya.

Kapolda menilai masalah displin anggota telah menjadi pokok permasalahan yang harus segera dibenahi oleh internal kepolisian. Pihaknya berjanji akan menindak tegas para anggota Polri yang mangkir dalam tugas dengan sanksi internal.

"Kita sadari banyak anggota-anggota polri yang mangkir seperti, dia seharusnya bertugas di daerah-daerah Polres Pegunungan Bintang, Puncak, Tolikara, Membramo Tengah atau Lanny Jaya, tapi malah ada di Jayapura," kata Kapolda usai memimpin Upacara HUT Bhayangkara ke 69 di Kantor Gubernur, Rabu (1/7) sore.

Selama kepimpinannya, Kapolda mengaku telah melakukan sidang disiplin Polri hingga Kode Etik Provesi Polri terhadap para anggota Polri yang meninggalkan tugas maupun berbuat pidana. "Selama ini sudah kita lakukan penindakan secara kedalam, kalau dipresentasikan baru 55 persen," ujarnya.

Selain pembinaan kedalam, Kapolda juga berencana akan melakukan penambahan personel untuk menjangkau kawasan terpencil diwilayah Polsek maupun Polres di daerah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat.

"Polres sendiri masih kurang, karena ada sebagian Polres masih membawahi 4 Kabupaten di Provinsi Papua ini seperti di Jayawijaya, Nabire dan Paniai. Nah, Polres seperti ini yang perlu ditambah personelnya," kata Yotje.

Mengenai cara pendekatan kepada masyarakat, Kapolda menyatakan akan melakukannya sesuai amanat Presiden Joko Widodo agar mengutamakan pendekatan kesejahteraan atau pendekatan lunak.

"Kita akan lebih ke pembinaan, termasuk bhakti sosial serta pendekatan kesejahteraan dan penggalangan," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon