BNPB: Tiga Gunung Api Masih Bergolak

Sabtu, 18 Juli 2015 | 17:57 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanis disertai awan panas, tampak dari Desa Kuta Tonggal, Karo, Sumatera Utara, 29 Juni 2015
Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanis disertai awan panas, tampak dari Desa Kuta Tonggal, Karo, Sumatera Utara, 29 Juni 2015 (Antara/Endro Lewa)

Jakarta - Tiga gunung api dengan status yang berbeda hingga saat ini masih bergolak. Berdasarkan riis dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (18/7), tiga gunung api, Gunung Raung, Gamalama dan Sinabung masih terus meletus, hingga Sabtu (18/7).

Gunung Raung diperbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo dan Jember masih terus meletus sejak Senin (29/6) hingga hari ini. Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, tampak asap kelabu tebal tinggi 1.500 m condong bergerak ke arah Utara. Sementara itu tremor vulkanik atau letusan menerus amplituda dominan 22 mm.

Masih terekam tremor vulkanik/letusan terus-menerus dengan energi kecenderungan menurun. Saat ini Gunung Raung berstatus Siaga (level 3).

Sementara itu Gunung Gamalama di Kabupaten Ternate, Maluku Utara pada 06.00 - 12.00 WIT, teramati beberapa kali letusan/hembusan asap putih tebal - kelabu tebal, tekanan lemah - sedang, tinggi asap 300 - 800 m di atas puncak/rekahan bagian Barat Laut, asap condong ke Utara - Baratlaut.

Gempa tremor dengan Hembusan terus-menerus, 9 kali gempa Hembusan, dan satu kali gempa Tektonik jauh. Status Gunung Gamalama tetap Waspada (Level 2). Di dalam radius 1,5 km dilarang ada aktivitas masyarakat. Hujan abu terjadi di beberapa tempat. Bandara Sultan Baabulah masih ditutup menyusul aktivitas Gamalama. Saat ini masyarakat di Ternate memerlukan bantuan masker.

Sementara itu Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumut masih terus meletus sejak September 2013 hingga sekarang. Terjadi 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.500 m ke arah Tenggara - Timur dan sejauh 3.000 m ke arah Selatan - Tenggara. Tinggi kolom abu vulkanik 700 - 1.000 m. Teramati guguran lava sejauh 1.500 m dari puncak kearah Selatan - Tenggara.

Berdasarkan data seismik terjadi 44 kali gempa guguran, 5 kali Gempa frekwensi rendah, 8 kali Gempa Hybrid, dan Tremor vukanik menerus. Ini menandakan bahwa potensi letusan masih tinggi. Aktivitas vulkanik masih tinggi, pembentukan dan guguran kubah lava masih berlangsung terus, masih berpotensi terjadi awan panas guguran arah Selatan - Tenggara - Timur. Status G. Sinabung masih tetap AWAS (level 4).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon