Perhatian Pemerintah Pusat Terkait Tolikara Perlu Diapresiasi
Selasa, 21 Juli 2015 | 02:38 WIB
Jayapura – Insinden dan kekerasan yang terjadi di Tolikara, Papua, harus diungkap tuntas dan para pelakunya diproses sesuai hukum yang berlaku. Perhatian serius dari pemerintah pusat terkait dengan kasus Tolikara ini perlu mendapatkan apresiasi.
Anggota Komisi II DPR Provinsi Papua Wilhelmus Pigai, Senin (20/7) malam, menegaskan bahwa perhatian serius pemerintah perlu diapresiasi, mulai dari Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla beserta jajarannya.
"Upaya mengungkap kasus ini harus diteruskan, apalagi jajaran kepolisian (Kapolri dan Kapolda) hingga Pangdam pun sudah turun hingga ke lokasi kejadian," kata politisi yang terpilih dari wilayah Mimika ini.
Untuk itu, tegasnya, dia pun berharap respons serupa harus dilakukan pemerintah pusat dan jajarannya ketika terjadi pada agama manapun dan juga aliran kepercayaan.
"Saya juga berharap apa yang dilakukan para petinggi negara juga melakukan hal yang sama ketika rumah ibadah dari agama manapun ditutup, dilarang, disegel bahkan dibakar kelompok agama lainnya," tegasnya.
Sementara itu, Asisten I Provinsi Papua Dorren Wakerkwa dalam pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, di Jayapura, Senin malam, juga menyampaikan penyesalan peristiwa intoleransi di Tolikara tersebut.
"Kejadian ini tidak diinginkan Gubernur Lukas Enembe dan menyampaikan rasa penyesalan atas apa yang terjadi di sana (Tolikara)," kata Dorren.
Dorren menyatakan, insiden Tolikara di luar kehendak semua pihak di Papua. "Di Papua toleransi umat beragama tinggi. Gubernur sudah ciptakan Papua aman dan terkendali. Beliau sendiri masih dalam keadaan sakit hingga sekarang jadi tidak sempat ikut pertemuan ini," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




