Menpora Akan Buka Kompetisi Selancar Internasional di Banyuwangi

Jumat, 25 September 2015 | 13:21 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Pemanasan salah satu Peselancar di pantai Pulau Merah, Banyuwangi.
Pemanasan salah satu Peselancar di pantai Pulau Merah, Banyuwangi. (Istimewa)

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menggelar event pariwisata berbasis olahraga (sport tourism), International Surfing Competition, yang mengambil lokasi di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi. Event yang termasuk dalam rangkaian "Banyuwangi Festival" ini, bakal digelar pada 25-27 September 2015 dan diikuti oleh puluhan surfer (peselancar) asing.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Wawan Yadmadi mengatakan, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, dijadwalkan akan membuka secara resmi kompetisi rutin yang digelar sejak empat tahun lalu itu. Menpora, lanjut dia, akan melakukan pelepasan tukik sebagai tanda dimulainya kompetisi selancar ini.

"Menpora akan membuka event ini sekitar pukul 15.00. Pagi ini, sebelum dibuka dilakukan khataman Al-Quran oleh 25 qori di bibir pantai Pulau Merah," ujar Wawan dalam siaran persnya, Jumat (25/9).

Event ini, jelas Wawan, merupakan tahun keempat pelaksanaan International Surfing Competition yang rutin digelar di Pantai Pulau Merah, sebuah pantai dengan ombak yang pas untuk surfing dengan panjang bibir pantai mencapai 400 meter.

Wawan mengatakan, peselancar dari 20 negara akan ikut dalam event ini. Di antaranya dari Venezuela, Swiss, Jerman, Amerika Serikat, Korea, Hungaria, Prancis, Thailand dan Indonesia. Para peselancar ini akan bertanding selama tiga hari, dimulai dari Jumat 25 September.

"Jumat merupakan hari pertama kompetisi akan dipertandingkan kelas nasional, Sabtu 26 September giliran pesurfer internasional yang akan berlaga. Dan final dari seluruh kelas tersebut akan dilaksanakan hari Minggu," kata Wawan.

Puluhan surfer ini akan akan beradu ketangkasan dalam 7 kategori lomba, yaitu open international, national, expat, long board, paddle race. "Selain itu, ada juga grommet <14 tahun, dan pushing division <10 tahun," jelas Wawan.

Kompetisi surfing ini, lanjut Wawan, merupakan salah satu rangkaian agenda Banyuwangi Festival 2015, dimana sejumlah event sport tourism mewarnai kegiatan yang bertujuan mempromosikan wisata Banyuwangi.

"Selain International Surfing Competition, Banyuwangi Festival juga telah menggelar International Kiteboarding (selancar layang) di Pulau Tabuhan pada 22 Agustus lalu dan balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen pada 5 Mei lalu," tambah Wawan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon