Mentan Harap Sultra Penyangga Produksi Padi Nasional
Minggu, 25 Oktober 2015 | 21:04 WIBKendari- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berharap Provinsi Sulawesi Tenggara bisa menjadi salah satu daerah penyangga produksi padi nasional.
"Artinya, selain untuk kebutuhan lokal maka ada stok produksi yang bisa berkontribusi sebagai stok beras nasional untuk mencapai target swasembada pangan nasional," kata Amran di Kendari, Minggu (25/10).
Menurut dia, Sultra dengan produksi padi mencapai 657.000 ton gabah kering giling (GKG) di atas lahan 121.545 hektare (ha) bisa berpotensi untuk menjadi penyangga produksi beras.
"Tetapi saya mau lihat dulu seperti apa upaya pemerintah Sultra dalam mengembangkan dan meningkatkan produksi padi di daerah itu dengan anggaran yang kami berikan," katanya.
Ia meminta pemerintah setempat melakukan percepatan dan perluasan adopsi teknologi dan juga dari hasil riset-riset yang diaplikasikan, peningkatan sumber daya manusia (SDM), petani dan para penyuluh, juga berbagai upaya lainnya seperti pengendalian hama penyakit.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sultra mengatakan selama beberapa tahun terakhir Sultra sudah mengalami surplus beras yakni tahun 2013 sebesar 185.000 ton, tahun 2014 sebesar 125.000 ton dan tahun ini sudah mencapai 135.000 ton.
"Daerah di Sultra yang menjadi sentra produksi padi terbesar adalah Kabupaten Konawe, Kolaka Timur, Bombana, Konawe Selatan, Kolaka Utara dan Konawe Utara," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




