Rusuh di Lapas Banceuy, Jurnalis Diminta Hapus Foto
Sabtu, 23 April 2016 | 10:15 WIB
Bandung - Kerusuhan terjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Banceuy di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/4) pagi. Kerusuhan ini berbarengan dengan kebakaran yang terjadi di kantor lapas tersebut.
Upaya petugas pemadam kebakaran untuk mematikan api terhambat karena dari dalam lapas terjadi pelemparan oleh para narapidana. Mereka melemparkan batu ke arah luar.
Bambang Prasetyo, jurnalis Inilah.com yang hadir ke lokasi sekitar pukul setengah delapan pagi sempat mengabadikan kebakaran tersebut. "Belum ada polisi dan petugas Brimob," kata Bambang kepada SP.
Kebakaran itu terjadi di kantor bagian depan. Asap hitam dan kelabu membumbung ke angkasa hingga terlihat dari Jalan Soekarno-Hatta.
Bambang memaparkan, polisi baru datang ke lokasi sekitar pukul setengah sembilan. Setengah jam berikutnya, petugas Brimob baru datang ke lokasi. Mereka kemudian mencoba masuk ke dalam lapas. Petugas juga sempat menembakkan gas air mata ke dalam.
Bambang yang ikut masuk ke dalam lapas sempat mengabadikan momen tersebut. "Di dalam banyak narapidana yang luka. Berdarah-darah, ada juga yang digusur Brimob," tukasnya.
Saat hendak keluar, Bambang sempat ditarik anggota Brimob. Dia dikerubungi oleh sedikitnya lima anggota brimob. Salah seorang petugas di luar kerumuman sempat berteriak agar anggotanya menahan Bambang dan menghapus seluruh file foto yang ada di kameranya.
"Kalau sampai keluar hasil fotonya cari orangnya," kata Bambang menirukan seruan petugas tersebut.
Setelah merelakan sebagian fotonya dihapus, Bambang dipersilahkan keluar dari dalam lapas. "Saya juga difoto muka dan kartu persnya," kata Bambang.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kantor Hukum dan HAM Wilayah Jawa Barat. Kepala Kantor Hukum dan HAM Wilayah Jawa Barat Agus Toyib yang dihubungi lewat telepon seluler tidak menjawab sama sekali.
Sementara itu kondisi kebakaran sudah bisa diatasi oleh petugas pemadam kebakaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




