Semen Indonesia Bertekad Kuasai Pasar Asia Tenggara
Selasa, 21 Juni 2016 | 13:36 WIB
Semarang - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) bertekad memimpin dan menguasai pasar regional di Asia Tenggara, mulai dari Timor Leste hingga ke Myanmar.
"Bukan berapa target market share di dalam atau di luar negeri, namun kami bertekad mampu menguasai pasar ASEAN, menjadi King of Regional," tegas Dirut PT Semen Indonesia Tbk Rizkan Chandra, saat berbuka puasa bersama wartawan di Semarang, Senin (20/6).
Rizkan yang menjabat dirut sejak 13 Mei lalu itu menegaskan, saat ini pihaknya terus melakukan ekspansi pasar. Untuk pasar Filipina, misalnya dipasok dari pabrik di Thang Long, Thailand. Demikian pula dengan pasar Myanmar yang punya potensi sangat besar karena hanya produksi 1 juta ton, sedangkan kebutuhan 6 juta ton per tahun.
"Selain pasar ASEAN, kami juga telah ekspansi ke Timor Leste, yang selama ini dipasok dari Semen Tonasa. Juga ke pasar Australia, Sri Lanka, Bangladesh, dan Maladewa," tegas Rizkan, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Strategi Bisnis.
Ditegaskan, sasaran ekspansi adalah negara-negara yang memiliki struktur pasar oligopoli, yakni pemain semen tak terlalu banyak, namun potensi pasar sangat besar.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Agung Wiharto menambahkan, untuk mempertahankan market share domestik di kisaran 42-44 persen, Semen Indonesia terus melakukan berbagai inovasi, peningkatan layanan dan mutu.
Untuk mendukung distribusi hingga ke pelosok negeri, Semen Indonesia telah membangun 26 unit packing plant (pabrik pengemasan semen curah) yang tersebar di 26 daerah seIndonesia. Mulai Aceh, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali hingga di Sorong, Papua.
"Ini belum termasuk rencana operasional pabrik Rembang dan Indarung VI di Sumatera yang mampu memproduksi semen sebanyak 3 juta ton/tahun," tegasnya.
Kedua proyek tersebut ditargetkan akan beroperasi pada akhir tahun 2016. Dengan selesainya kedua pabrik baru tersebut, kapasitas perseroan meningkat menjadi 37,8 juta ton.
Semen Indonesia juga telah memulai pembangunan Pabrik Semen di Aceh, melalui PT Semen Indonesia Aceh yang merupakan perusahaan patungan antara Semen Indonesia dan PT Samana Citra Agung.
Proyek pembangunan pabrik Semen Indonesia Aceh direncanakan memiliki kapasitas 3 juta ton semen per tahun yang berkedudukan di Kecamatan Batee dan Muara Tiga, Kabupaten Pidie. Provinsi Aceh.
Selain itu, tengah diselesaikan pula pembangunan proyek Waste Heat Recovery Power Generator (WHRPG) di pabrik Tuban dengan kapasitas 30,6 Megawatt (MW).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




