RRI Luncurkan Jaringan Berita Nasional Pro3
Minggu, 11 September 2016 | 13:05 WIB
Jakarta - Lembaga Penyiaran Publik RRI telah meluncurkan jaringan berita nasional di bawah program Pro 3 guna menghadapi persaingan media massa konvergensi di era teknologi digital.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama RRI, M Rohanudin pada peringatan 71 tahun Radio Republik Indonesia (RRI) dengan tema "Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami" di Jakarta, Minggu (11/9).
Rohanudin menekankan bahwa RRI memiliki sikap dan keberpihakan kepada kepentingan nasional dengan mengedepankan identitas bangsa dan negara.
"RRI tidak larut dalam kegaduhan dan fragmentasi politik dan sosial," katanya.
Menurutnya, informasi dan berita yang disampaikan oleh RRI merupakan jurnalisme damai dan jurnalisme kenabian yang teduh, damai dan jujur.
Upaya pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memperkuat jaringan internet di daerah perbatasan, lanjutnya, merupakan upaya strategis dalam mendekatkan masyarakat dengan perkembangan media massa konvergensi.
Saat ini RRI memiliki 92 jaringan stasiun di seluruh Indonesia, termasuk studio produksi di beberapa daerah perbatasan seperti Entikong, Nunukan, Skow dan Atambua.
Siaran RRI di wilayah perbatasan ini, menurut Rohanudin, mengudara pada pemancar 5.000 watt pada 2015.
Di luar negeri, perwakilan RRI ada di enam negara yakni Amerika Serikat, Mesir, Jepang, Malaysia, Australia dan Hong Kong.
Atas hal tersebut, RRI dianugerahi penghargaan oleh Persatuan Penyiaran Internasional (International Broadcasting Union/IBU) pada 2015 untuk aplikasi penyiaran terbaik di dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




