Tiga ABK KM Idil Pratama Menghilang di Laut Flores
Rabu, 5 Oktober 2016 | 08:39 WIB
Kupang - Tim SAR Maumere dan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mencari tiga awak KM Idil Pratama yang berlayar dari Sulawesi Selatan menuju Lembata sebelumnya dikabarkan menghilang di perairan Laut Flores. Saat ini kapal barang itu sudah berada di pelabuhan Lewoleba, Lembata. Namun tiga dari enam anak buah kapal (ABK) masih hilang di laut Flores dan sedang dalam pencarian Tim SAR.
Kepala SAR Kupang, Ketut Gede Ardana, menjelaskan, Kapal itu berlayar dari Sulawesi sejak 26 September 2016 dengan awak kapal sebanyak enam orang. Dalam perjalanan itu dikabarkan via radio bahwa KM Idi Pratama mengalami kerusakan mesin di laut Flores dan meminta bantuan, Senin (3/10).
"Tiga ABK turun ke laut dengan menggunakan rakit meminta bantuan dari para nelayan dengan jarak kurang lebih 30 mil. KM Idil Pratama sempat terombang ambing di laut Flores dan berhasil ditolong oleh para nelayan untuk memperbaiki mesin dan melanjutkan berlayar menuju pelabuhan Lewoleba. Sedang tiga orang ABK yang turung menggunakan rakit, hingga saat ini belum ditemukan," kata Ketut Gede Ardana.
Tiga orang ABK KM Idil Pratama yang masih dalam pencarian Tim SAR itu adalah, Abdul Hakim (40), Mustari (18) dan Ruben (30). Saat ini tim SAR dari Maumere, Kabupaten Sikka dibantu tim SAR dari Kupang melakukan pencarian tiga orang awak kapal yang naas ini.
Ardana menuturkan, pihaknya mendapat informasi bahwa salah satu kapal barang yang belum diketahui namanya berangkat dari Makassar hendak ke Lembata, mengalami musibah di Laut Flores. Mendapat informasi itu, tim SAR dari Kupang bersama-sama dengan tim SAR dari Maumere bergerak ke lokasi kejadian untuk mendapatkan titik musibah kapal tersebut.
"Tim kami dari Kupang sudah turun ke lokasi. Mereka akan bergabung dengan tim SAR dari Maumere untuk mencari tiga ABK yang hilang itu. Memang kapalnya sudah ditemukan tetapi ada tiga awak yang hingga hari ini, kami belum dapat laporan. Kita tentu berharap tim dalam SAR bisa bekerja profesional untuk mendapatkan tiga awak kapal itu dengan selamat," ujar Ardana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




