Penjahat Siber Susupkan Malware Lewat Aplikasi

Selasa, 24 Januari 2017 | 17:30 WIB
H
FH
Penulis: Herman | Editor: FER
Ilusrasi Malware di Perangkat Android.
Ilusrasi Malware di Perangkat Android. (Cnet)

Jakarta - Cara penjahat siber untuk menyusupkan program jahat atau malware ke dalam perangkat korbannya sudah semakin canggih, salah satunya lewat aplikasi yang dengan sengaja diunduh oleh si korban.

Territory Channel Manager Kaspersky, Dony Koesmandarin memaparkan, aplikasi populer di Play Store seringkali diduplikasi oleh penjahat siber untuk menyusupkan malware. Logo dan warna dari aplikasi palsu tersebut sangat mirip dengan yang asli, sehingga bisa mengelabui orang-orang yang ingin mendunduhnya.

"Karena tidak teliti, banyak yang mengunduh aplikasi tersebut, yang sebenarnya adalah malware. Seolah-olah mereka dengan sukarela mengunduh malware di perangkatnya," ujar Dony Koesmandarin, di Jakarta, Selasa (24/1).

Karenanya, dibutuhkan ketelitian dan kehati-hatian sebelum mengunduh sebuah aplikasi, agar tidak menjadi korban kejahatan siber. Hal sederhana yang biasa dilakukan adalah dengan melihat review dari aplikasi tersebut, rating, dan juga jumlah pengunduhnya.

Tapi menurut Dony, cara tersebut belum cukup untuk menjamin keaslian sebuah aplikasi. Hal penting lainnya yang juga harus diperhatikan adalah mengecek nama perusahan yang mengembangkan aplikasi tersebut.

"Banyak yang asal unduh saja tanpa melihat apakah aplikasi tersebut berhubungan dengan nama perusahannya atau tidak. Kalau memang kita tidak begitu familiar dengan perusahaan tersebut, kan bisa ditelusuri di mesin pencarian Google. Intinya harus double check dulu sebelum mengunduh," pesan Dony.

Cara lainnya agar perangkat kita tidak disusupi malware adalah dengan membentenginya menggunakan anti virus. Sehingga ketika kita tidak sadar mengunduh aplikasi yang ternyata adalah malware, anti virus tersebut akan langsung memberi sinyal.

Karena menurut Dony, meskipun aplikasi malware tersebut langsung di-uninstall, bisa jadi malware itu sudah menempel di perangkat kita.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon