DPR Papua Desak Penambahan Kursi untuk Papua dan Papua Barat
Selasa, 4 April 2017 | 06:01 WIB
Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Yunus Wonda mendesak perlunya penambahan alokasi kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pusat bagi Provinsi Papua dan Papua Barat. Pertimbangannya adalah jumlah penduduk yang terus meningkat dan banyaknya aspirasi yang harus diperjuangkan dari kedua provinsi tersebut.
"Jumlah penduduk lokal dan pendatang di Papua dan Papua Barat terus meningkat setiap tahun," kata Yunus kepada SP, Senin (3/4).
Dia menjelaskan peningkatan masyarakat lokal dan pendatang yang beraktivitas dan menetap di kawasan Papua cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir ini. Adapun jumlah penduduk Papua dan Papua Barat saat ini diperkirakan sekitar tiga jutaan.
Dikatakan, peningkatan itu harus diimbangi dengan jumlah keterwakilan kursi di DPR. Hal itu seiring dengan kompleksitas persoalan dan kepentingan yang harus diperjuangkan pada tingkat nasional.
"Sejauh ini, upaya memperjuangkan kepentingan masyarakat Papua dan Papua Barat di tingkat nasional belum optimal," katanya.
Dia menegaskan pentingnya penambahan kursi tersebut sudah harus diwujudkan dalam pemilihan umum mendatang. Untuk itu, berbagai upaya agar peningkatan jumlah kursi dari Papua dan Papua Barat tersebut bisa diakomodir.
Sebelumnya, Anggota DPR Papua (DPRP) Wilhelmus Pigai menyuarakan bahwa sudah saatnya peningkatan keterwakilan itu seiring dengan berbagai persoalan strategis seperti tindak lanjut otonomi khusus dan polemik Freeport Indonesia. Hal itu mengingat belum optimalnya kepentingan masyarakat lokal disuarakan.
"Untuk itu, Panitia Khusus RUU Penyelenggaraan Pemilu (RUU Pemilu) perlu membahas peningkatan keterwakilan Papua dan Papua Barat dari 10 kursi menjadi 20 kursi di DPR," kata Wilhelmus yang berasal dari daerah pemilihan Kabupaten Mimika ini.
Hal senada juga disampaikan Forum Masyarakat Peduli Papua (Formepa) yang mendukung peningkatan jumlah alokasi kursi tersebut. Sekretaris Formepa Jackobus Jagong menilai tuntutan peningkatan jumlah kursi itu sangat wajar dan masuk akal. Dari sisi luas wilayah saja, satu daratan Papua itu sebanding dengan tiga kali Pulau Jawa.
"Luas Papua dan Papua Barat yang mencapai 316.335 kilometer persegi atau lebih luas tiga kali dari Pulau Jawa justru tidak sebanding dengan jumlah keterwakilan di DPR," tegasnya.
Saat ini, jumlah kursi di DPR sebanyak 560 kursi yang terpilih dari 77 daerah pemilihan (dapil) di 33 provinsi. Pansus RUU Pemilu diharapkan bisa mengakomodasi penambahan dapil dengan berbagai pertimbangan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




