Mencermati Ancaman Ransomware Masa Depan

Sabtu, 10 Juni 2017 | 22:47 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Ilustrasi virus ransomware.
Ilustrasi virus ransomware. (Istimewa)

Jakarta - Ransomware identik dengan tindak kejahatan ekonomi dunia maya. Penjahat siber memperoleh jarahan hingga mencapai US$ 1 miliar berdasarkan uang yang masuk ke dompet Bitcoin yang berhubungan dengan ransomware.

Dalam perjalanannya, selain teknologi enkripsi yang notabene merupakan kuncian bagi ransomware, metode serangan ikut menjadi faktor penentu keberhasilan sebuah ransomware, semakin variatif dan masif kemampuan menyerang yang dilakukan, semakin besar kemungkinan memperoleh korban sebanyak-banyaknya.

Lantas, ransomware macam apakah yang akan menjadi ancaman bagi dunia digital di masa depan?

Technical Consultant PT Prosperita-Eset Indonesia, Yudhi Kukuh, mengatakan, pihaknya melihat ada dua model ransomware yang kemungkinan akan menjadi tren di kalangan penjahat siber dalam mendistribusikan serangan di masa depan, yaitu Locker Ransomware (Enkripsi Sistem) dan Crypto Ransomware (Enkripsi Data).

"Sebenarnya apa pun jenis ransomware, mereka semua sangat berbahaya dan berpotensi merugikan bisnis secara keseluruhan. Namun, ransomware yang mampu menginvasi dalam waktu cepat, menyebar dengan luas dan minim deteksi akan menjadi ancaman terbesar bagi praktisi keamanan di setiap perusahaan di seluruh dunia," kata Yudhi, di Jakarta, Sabtu (10/6).

Menyoal antisipasi menghadapi ransomware memiliki kemampuan menyerang secara masif, Yudhi Kukuh menjelaskan, paling penting setiap perusahaan ataupun personal telah mempersiapkan perlindungan secara berlapis seperti penggunaan Antivirus dengan Anti-Ransomware maupun software enkripsi untuk mengamankan data agar tidak dapat diakses peretas.

"Tidak kalah penting adalah edukasi rutin dari Tim IT perusahaan terutama bagi karyawan agar selalu update dengan keamanan siber terkini, karena mayoritas serangan ransomware berhasil masuk ke perusahaan berasal dari spam email pengguna," tambahnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon