KSN Ungkap Tren Serangan Malware di Indonesia
Senin, 31 Juli 2017 | 19:03 WIB
Jakarta - Dari tahun ke tahun, tren perkembangan virus di dunia selalu meningkat. Untuk mendeteksi berbagai ancaman tersebut, Kaspersky Lab telah memiliki Kaspersky Security Network (KSN) yang merupakan elemen kunci dalam infrastruktur Kaspersky Lab.
KSN ini, memastikan bahwa informasi mengenai ancaman baru bisa disampaikan secara langsung ke komputer pengguna. Selain itu, KSN juga membantu mengidentifikasi sumber proliferasi malware di Internet, kemudian memblokir akses pengguna ke mereka.
Dalam laporan yang disampaikan Kaspersky Lab, pada periode April - Juni 2017, produk Kaspersky Lab mendeteksi 63.052 insiden dari 20 besar malware atau program jahat yang berada di internet terhadap komputer pengguna KSN di Indonesia. Secara keseluruhan, 10,37 persen pengguna rata-rata diserang oleh ancaman yang berada di web selama periode ini.
Sementara itu data serangan dari infeksi lokal pada periode April - Juni 2017 yang berhasil terdeteksi oleh produk Kaspersky Lab sebanyak 154.743 insiden dari 20 besar malware yang berada di internet terhadap komputer pengguna KSN di Indonesia. Secara keseluruhan, 16,87 persen pengguna di Indonesia rata-rata diserang oleh ancaman lokal selama periode ini.
Apabila pelanggan Kaspersky Lab diserang oleh ancaman online, perusahaan juga mencatat sumber ancaman ini, lokasi dari malware yang mencoba menginfeksi sistem. Berdasarkan data tersebut, jumlah insiden berbahaya yang disebabkan oleh program jahat bersumber dari Indonesia sebanyak 114.595 insiden.
Untuk mengurangi risiko, Kaspersky Lab memberikan saran bagi perorangan agar secara teratur memeriksa komputer dari ancaman program jahat dengan menginstal solusi keamanan yang kuat secara permanen di semua perangkat yang digunakan.
Selain itu, kalangan pengguna disarankan untuk berhati-hati setiap mengunjungi suatu situs. Jika sesuatu terlihat sedikit mencurigakan, mungkin saja itu adalah virus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




