Dijadikan Area TOD, Dukuh Atas Akan Disterilkan dari Kendaraan Bermotor

Selasa, 1 Agustus 2017 | 19:45 WIB
LT
FB
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FMB
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) saat meninjau perkembangan proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, 30 September 2016. Saat ini Mustikabumi II atau mesin bor bawah tanah keempat proyek pembangunan MRT Jakarta dari Bundaran Hotel Indonesia sudah menembus Stasiun Dukuh Atas dengan total panjang terowongan sekitar 678 meter. Antara/Widodo S. Jusuf
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) saat meninjau perkembangan proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, 30 September 2016. Saat ini Mustikabumi II atau mesin bor bawah tanah keempat proyek pembangunan MRT Jakarta dari Bundaran Hotel Indonesia sudah menembus Stasiun Dukuh Atas dengan total panjang terowongan sekitar 678 meter. Antara/Widodo S. Jusuf

Jakarta – Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat nantinya tidak boleh dilalui kendaraan bermotor karena akan dijadikan kawasan transit oriented development (TOD) dalam program pengembangan moda transportasi publik di Jakarta.

Demikian dinyatakan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat seusai bertemu dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (1/8).

"Kawasan yang paling sibuk di sisi transportasi publik itu kawasan Dukuh Atas. Nanti kalau sudah tercipta integrasi dan TOD, maka kita akan minta tidak ada kendaraan masuk di situ," kata Djarot.

Tidak hanya itu, kawasan TOD di Dukuh Atas akan diperluas hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI), bahkan kalau bisa sampai ke kawasan Manggarai.

Dalam konsep TOD, akan ada trotoar lebar untuk para pejalan kaki yang menghubungkan Dukuh Atas hingga Bundaran HI atau Manggarai.

"Akan kita perluas mungkin sampai dengan Bundaran HI. Maka yang paling cepat kita bangun trotoar yang besar untuk para pejalan kaki. Ini adalah kawasan yang sibuk, sehingga terintegrasi antar Dukuh Atas dan Bundaran HI, sampai dengan Manggarai. Karena akan masuk juga kereta bandara hingga Manggarai dan Dukuh Atas. Jadi tempat pertemuan adalah di Dukuh Atas. Jadi kita harus bikin bagus di sana," jelasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon