Menhub Bahas 4 Proyek Infrastruktur dengan Dubes Jepang

Senin, 14 Agustus 2017 | 19:08 WIB
TD
JS
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: JAS
Budi Karya Sumadi.
Budi Karya Sumadi. (Antara)

Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bertemu dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii pada Senin (14/8). Dalam pertemuan itu dibahas kerja sama bilateral Indonesia-Jepang untuk empat proyek infrastruktur transportasi.

Menhub menjelaskan, keempat proyek itu adalah rencana pembangunan peningkatan kecepatan kereta api (KA) Jakarta-Surabaya, kelanjutan perjanjian kerja sama Indonesia-Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk studi mass rapit transit (MRT) koridor timur-barat, perpanjangan disbursement loan proyek KA double-double track (DDT) Cikarang-Manggarai, dan kerja sama pembangunan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat.

"Terkait rencana pembangunan percepatan waktu tempuh KA rute jalur Jakarta-Surabaya menjadi kurang lebih lima jam, Pemerintah Indonesia secara intensif telah membahas persiapan untuk mewujudkan hal tersebut," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/8).

Dia menambahkan, Kemhub berkomitmen melanjutkan perjanjian kerja sama Pemerintah Indonesia dengan JICA untuk studi proyek pembangunan MRT koridor timur-barat.

"Setelah perayaaan Hari Kemerdekaan, saya menugaskan Direktur Jenderal Perkeretaapian untuk menemui Bapak Duta Besar untuk membahas rincian tindak lanjut rencana Indonesia dalam melanjutkan komitmen melaksanakan perjanjian pinjaman untuk kerja sama studi pembangunan MRT East-West," jelas Menhub.

Dia juga akan menginstruksikan Dirjen Perkeretaapian untuk membahas dengan staf Duta Besar Jepang terkait perpanjangan waktu disbursement (pembayaran) dari bulan September 2017 sampai dengan awal tahun depan untuk pinjaman pembangunan jalur KA DDT Cikarang-Manggarai.

"Permintaaan perpanjangan ini kami sampaikan karena adanya proses teknis dengan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) yang masih memerlukan waktu. Kami perkirakan kemungkinan akan melewati batas waktu disbursement loan agreement bulan September 2017," tambah Budi.

Terkait rencana pembangunan Pelabuhan Patimban, Budi mengatakan Pemerintah Indonesia terus melaksanakan rencana kerja sesuai dengan jadwal yang disepakati.

"Kami juga ingin membahas kembali mengenai rencana pembangunan Pelabuhan Patimban. Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia terus melaksanakan rencana kerja sesuai dengan jadwal yang disepakati dengan pihak Pemerintah Jepang. Pemerintah Indonesia terus melakukan pembahasan mengenai rencana kerja sama untuk operator Pelabuhan Patimban," tutup Menhub.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon