PLN Tambah Daya 2.000 Kilowatt di Kepulauan Riau

Senin, 25 September 2017 | 17:53 WIB
RP
JS
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: JAS
Ilustrasi jaringan listrik.
Ilustrasi jaringan listrik. (Jakarta Globe/Dhana Kencana)

Jakarta - PT PLN (persero) menambah daya 2.000 kilo watt (kw) di kepulauan Riau melalui empat unit pembangkit listrik tenaga diesel. Tambahan daya itu masing-masing 1.000 kW untuk Pulau Durai dan Pulau Buru. Penambahan daya itu bertepatan dengan hari jadi ke-15 Provinsi Kepulauan Riau.

Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau & Kepulauan Riau Dwi Suryo Abdullah mengatakan Pulau Durai dihuni sekitar 7.000 jiwa. Dua desa yang belum bisa menikmati listrik yakni desa Telaga Tujuh dan desa Tanjung Kilang. Dengan datangnya pembangkit bermesin diesel akan menambah kapasitas daya mampu pembangkit menjadi 1.330 kw yang selama ini hanya sebesar 330 kw untuk melayani 692 pelanggan yang umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan.

"Dengan tambahan 1.000 kW kebutuhan listrik untuk warga empat desa di Pulau Durai dapat tercukupi sehingga permintaan pasang baru dan tambah daya bagi calon pelanggan yang selama ini menunggu akan segera dilayani," kata Dwi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (25/9).

Dwi menuturkan pihaknya mengupayakan pada akhir Oktober 2017 paling tidak satu unit pembangkit bertenaga diesel berkekuatan 500 kW dapat beroperasi untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi warga yang bermukim di Pulau Durai. Dengan kapasitas listrik 1.330 kw menjadikan Pulau Durai semakin terang di malam hari dan geliat tumbuhnya usaha baru guna mendorong perekonomian daerah semakin nyata.

"Ini langkah pertama yang PLN lakukan untuk mewujudkan dua desa menyala di tahun 2018, jadi masih ada pekerjaan rumah lagi berupa pembangunan jaringan listrik ke desa Telaga Tujuh dan desa Tanjung Kilang agar pada tahun 2018 nanti 100 persen desa di Pulau Durai bisa menikmati listrik," ujarnya.

Untuk Pulau Buru, lanjut Dwi, masuknya pembangkit bermesin diesel ini akan menambah daya pasok menjadi 1.700 kw dengan beban puncak saat ini sebesar 650 kw. Sehingga terdapat cadangan daya 1.050 kw yang akan digunakan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi 1.062 pelanggan. Menurutnya, sejak awal 2017 PLN kesulitan melayani tambahan daya maupun pasang baru bagi pelanggan atau warga yang bermukin di Pulau Buru mengingat cadangan listriknya hanya 50 kw.

"Sebagai perayaan hari jadi ke-15 Provinsi Kepulauan Riau PLN berhasil menambahkan dua unit pembangkit bermesin diesel. Ini merupakan berkah tersendiri bagi warga Pulau Buru, karena keinginan untuk tambah daya dan pasang baru, dapat dilayani PLN. Apalagi beberapa tempat yang menjadi pusat budaya untuk dikunjungi setiap akhir pekan nantinya semakin terang pada malam hari," ujarnya.

Dwi pun mengaku optimistis cadangan listrik 1.050 kw mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup warga pulau serta mengangkat warisan budaya Melayu sebagai tujuan wisata religi pulau Buru.

"Apabila tidak ada kendala dalam instalasi dua unit Genset berkapasitas 1.000 kw sinkron dengan jaringan yang sudah ada, kami upayakan pada akhir Oktober 2017," tutup Dwi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon