Tangani Kelompok Bersenjata, Kapolda Papua Minta Bantuan TNI
Sabtu, 28 Oktober 2017 | 15:56 WIB
Jayapura - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli meminta bantuan TNI untuk membantu mengatasi dan menangani kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap melakukan aksi penembakan di areal PT Freeport Indonesia, di Tembagapura, Kabupaten Mimika.
"Memang kami sudah meminta bantuan melalui Pangdam XVII/Cenderawasih sehingga personil TNI segera disiapkan dan bergabung dengan polisi," kata Irjen Boy Rafli di Jayapura, Sabtu (28/10).
Ia mengatakan Kodam XVII/Cenderawasih pun tengah mempersiapkan personil yang akan diperbantukan ke Polri sehingga pengejaran terhadap KKB dapat dilakukan secara optimal.
Sejauh ini pengejaran terhadap KKB terus dilakukan dan bila TNI sudah bergabung maka dapat lebih optimal, mengingat kelompok bersenjata itu lebih mengenal dan menyatu dengan medan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.
"Aparat keamanan tidak saja dihadapkan pada kondisi wilayah, tetapi juga cuaca yang sering kali sangat tidak bersahabat sehingga diharapkan dengan pengerahan personil gabungan Polri dan TNI, maka KKB dapat ditangkap," ujar Boy Rafli.
Aksi penembakan yang dilakukan KKB di areal PT Freeport Indonesia di Tembagapura sejak Sabtu (21/10) menyebabkan tujuh anggota Brimob terluka, satu diantaranya meninggal serta tiga warga sipil yang ikut menjadi korban.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




