Sophos: Tidak Ada Platform yang Kebal Ransomware

Senin, 6 November 2017 | 16:47 WIB
H
YD
Penulis: Herman | Editor: YUD
Virus ransomware.
Virus ransomware. (BBC)

Jakarta - Perusahaan teknologi keamanan jaringan dan endpoint Sophos mengumumkan Prediksi Malware dari Sophoslabs 2018 (SophosLabs 2018 Malware Forecast), yaitu sebuah laporan yang merangkum tren ransomware dan keamanan siber lainnya. Data tersebut dikumpulkan dari pelanggan komputer Sophos di seluruh dunia mulai 1 April hingga 3 Oktober 2017.

Satu temuan kunci dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa walaupun sebagian besar ransomware menyerang sistem berbasis Windows dalam 6 bulan terakhir, ternyata platform Android, Linux, dan MacOS tidaklah kebal terhadap ransomware.

"Mayoritas ransomware menyasar komputer berbasis Windows. Tapi tahun ini, SophosLabs melihat adanya peningkatan angka serangan crypto pada perangkat dan sistem operasi berbeda yang digunakan oleh pelanggan kami di seluruh dunia," jelas peneliti di SophosLabs, Dorka Palotay melalui keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Senin (6/11).

Ransomware Android juga menarik penjahat siber. Menurut analisis SophosLabs, jumlah serangan terhadap pelanggan Sophos yang menggunakan perangkat Android meningkat hampir setiap bulan di tahun 2017. Pada bulan September saja, 30,4% malware Android berbahaya yang diproses oleh SophosLabs adalah ransomware.

Penting untuk dicatat bahwa ransomware Android sering ditemukan di pasar aplikasi non-Google Play, dan ini menjadi alasan bagi pengguna untuk sangat berhati-hati terhadap sumber dan jenis aplikasi yang mereka unduh.

"Sophos merekomendasikan untuk mem-back up telepon secara rutin, mirip dengan komputer, untuk menyimpan data dan menghindari pembayaran uang tebusan hanya untuk mendapatkan kembali akses. Kami melihat ransomware pada Android akan terus meningkat dan menjadi jenis malware paling dominan pada platform mobile di tahun-tahun yang akan datang, " ujar peneliti keamanan SophosLabs lainnya, Rowland Yu.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon