Mudik Natal, ASDP Angkut 238.636 Penumpang ke Sumatera

Minggu, 24 Desember 2017 | 13:04 WIB
TD
FB
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: FMB
Sejumlah calon penumpang kapal ferry yang akan menyeberang ke Sumatera menunggu kepastian sambil istirahat di kursi antrian setelah layanan penyeberangan Merak-Bakauheni ditutup sementara di Pelabuhan Merak, Banten, 30 November 2017. Pihak Syah Bandar bersama PT ASDP terpaksa menutup sementara layanan penyeberangan ferry dari Merak ke Sumatera mulai Kamis pukul 17.45 WIB hingga waktu yang belum ditentukan akibat kondisi cuaca sangaat ekstrim dampak dari Siklon Tropis Dahlia.
Sejumlah calon penumpang kapal ferry yang akan menyeberang ke Sumatera menunggu kepastian sambil istirahat di kursi antrian setelah layanan penyeberangan Merak-Bakauheni ditutup sementara di Pelabuhan Merak, Banten, 30 November 2017. Pihak Syah Bandar bersama PT ASDP terpaksa menutup sementara layanan penyeberangan ferry dari Merak ke Sumatera mulai Kamis pukul 17.45 WIB hingga waktu yang belum ditentukan akibat kondisi cuaca sangaat ekstrim dampak dari Siklon Tropis Dahlia. (Antara/Asep Fatulrahman)

Merak - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak telah menyeberangkan sekitar 238.636 orang penumpang dan 50.533 unit kendaraan mulai H-7 atau Senin (18/12) hingga H-1 Minggu (24/12) selama periode arus berangkat Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengaku, cukup suksesnya layanan angkutan Natal selama arus berangkat ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh insan ASDP dalam mendukung layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru tersebut.

"Persiapan telah dilakukan sebaik mungkin. Strategi di lapangan juga dilakukan dengan baik dan berupaya untuk memberikan layanan sesuai prosedur sehingga pengguna jasa dapat menikmati layanan prima, berupa perjalanan yang lancar, aman dan selamat," tutur Ira dalam siaran pers ASDP, Minggu (24/12) siang.

Ia mengaku, di waktu peak season angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 terjadi peningkatan pengguna jasa yang cukup signifikan, khususnya penumpang pejalan kaki, roda dua, dan mobil pribadi.

"Namun, karena kesigapan pihak ASDP khususnya Cabang Merak untuk mengoperasikan kapal-kapal berukuran besar dan memaksimalkan enam dermaga, maka arus penumpang dan kendaraan relatif lancar, tidak terjadi antrian yang signifikan. Antrian masih dalam batas wajar, dan tidak sampai keluar dari pelabuhan atau bahkan jalan tol Tangerang-Merak," jelas Ira.

Selain itu, pengguna jasa penyeberangan khususnya di Merak kini sudah semakin dapat menikmati pelayanan pelanggan yang lebih baik. Sejumlah fasilitas umum di terminal penumpang ditingkatkan. "Ketersediaan toilet yang cukup bersih, loket yang banyak, musala, posko kesehatan, ruang menyusui hingga kami siapkan layanan tambahan snack corner gratis di dalam ruang tunggu. Antrian saat naik kapal juga bisa diminimalisir dengan pengaturan port time yang baik. Semua demi kenyamanan penumpang," katanya.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni mengaku pengoperasian kapal besar dan dermaga sebanyak enam unit secara maksimal cukup berhasil membuat arus penumpang dan kendaraan mengalir lancar.

Apalagi, jika membaca data dan perbandingan tahun lalu, tanggal 22 dan 23 Desember 2017 bisa dikatakan puncak arus berangkat Natal, di mana jumlah penumpang pejalan kaki naik tajam, masing-masing naik 49,5 persen dan 18,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu.

"Dengan menggunakan kapal besar, arus penumpang pejalan kaki yang cukup besar dua hari berturut-turut berhasil diurai. Demikian juga dengan sepeda motor, yang saat peak terjadi kenaikan hingga 70, 1 persen pada tanggal 22 dibandingkan tahun lalu," jelasnya.

Kendati demikian, Fahmi tetap mengantisipasi bahwa malam ini masih terjadi arus berangkat Natal ke Sumatera yang akan didominasi penumpang roda dua dan mobil pribadi walau tak signifikan.

Data Posko Merak mencatat, jumlah penumpang yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 238.636 orang atau naik 13,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 210.935 orang.

Total kendaraan seluruhnya yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 50.533 unit atau naik 15,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 43.685 unit.

Roda dua, tercatat 8.267 unit atau naik 64,6 persen dibandingkan tahun lalu 5.024 unit, dan Roda empat mencapai 24.886 unit atau naik 10,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu 22.488 unit.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon