Pemerintah Dorong Perbaikan Kinerja Birokrasi

Jumat, 1 Juni 2018 | 16:26 WIB
YS
FH
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: FER
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki (kanan) dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (ketiga kanan) menerima peserta aksi Kamisan di Istana Merdeka, Jakarta, 31 Mei 2018.
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki (kanan) dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (ketiga kanan) menerima peserta aksi Kamisan di Istana Merdeka, Jakarta, 31 Mei 2018. (Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Pemerintah terus berupaya untuk mencarikan solusi yang tepat agar tujuan birokrasi efisien, efektif, bersih dan target untuk melayani tercapai. Selama ini persoalan birokrasi masih terjadi, baik itu di lembaga pemerintahan pusat maupun daerah.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) TNI Moeldoko, menjelaskan, untuk mencarikan solusi yang tepat birokrasi yang efisien salah satunya dengan menggelar Leaderstalk yang lebih intens.

Program Leaderstalk dilakukan dengan mengundang para kepala daerah yang berprestasi melalui program kerjanya. Kemudian berbagi pengalaman dengan kepala daerah lain yang kurang berhasil.

Di satu sisi, KSP juga mencarikan pihak pemerintah pusat, swasta, dan lainnya yang bisa memecahkan masalah bersama. Tujuannya agar daerah bisa mengoptimalkan segala potensi yang ada wilayahnya.

"Pertemuan umpamanya nanti tiga pekan lagi kita undang mereka yang berhasil membuat birokrasinya maju. Misalnya Bupati Banyuwangi. Nanti diajari bupati lain (yang berkinerja baik kurang). Kita juga bawa pihak swasta, BUMN, dan lainnya yang bisa urun rembug mencari solusi," kata Moeldoko di Jakarta, Kamis (31/5).

Moeldoko menuturkan, persoalan birokrasi yang selama ini terjadi juga berkutat pada pengawasan. Birokrasi yang bersih harus diawasi dengan cara yang baik dan efisien.

Selama ini persoalan birokrat juga bermasalah terkait perizinan, pendanaan, serta pengadaan barang dan jasa. Sehingga perlu pencegahan dari pemerintah berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Agenda Leaderstalk sendiri, diakuinya bukan hal baru. Program yang sama pernah digulirkan era Wakil Presiden RI Boediono yang mengundang sejumlah kepala daerah untuk berbagi program kerja unggulan.

Namun ide tersebut kemudian dikembangkan untuk lebih mempercepat optimalnya birokrasi. Agenda ini rencananya akan menjadi agenda rutin KSP bersama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (TIRBN).

Ekonom Universitas Indonesia (UI), Dr Nugroho Pratomo, menilai, program leaderstalk yang digulirkan Moeldoko merupakan langkah terobosan yang solutif untuk memperbaiki sistem birokrasi di Indonesia.

"Kegiatan yang dilakukan Moeldoko untuk memecahkan persoalan birokrasi pemerintah yang cukup penting karena masih banyak persoalan di birokasi itu sehingga program kerja tidak sesuai rencana dan kebutuhan," kata Nugroho.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon