Kemhub Tawarkan Swasta Kereta Sumsel dan Kaltim

Jumat, 28 September 2018 | 13:22 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Budi Karya Sumadi.
Budi Karya Sumadi. (Antara)

Jakarta - Kementerian Perhubungan akan menawarkan proyek kereta api di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur kepada swasta seiring dengan gencarnya program penghematan Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN).

"KA Sumatera Selatan dan Kalimatan Timur akan kita serahkan ke swasta juga," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Jumat (28/9).

Budi mengatakan skema kerja samanya adalah kerja sama pemerintah swasta (KSP).

Ia menambahkan sejumlah investor swasta, termasuk asing di dalamnya sudah ada beberapa yang menyatakan minat. "Swasta nasional banyak, ada sebagian dari asing," katanya.

Di Sumsel juga saat ini sudah dioperasikan kereta rel ringan yang menjadi moda pendukung dalam perhelatan Asian Games 2018.

Stasiun LRT Palembang akan ditambah menjadi 12 stasiun Oktober mendatang dan tarif yang dikenakan masih Rp5.000.

Budi menambahkan selain dua proyek tersebut, konsentrasi Kemhub juga saat ini adalah rencana reaktivasi jalur KA Jawa Barat.

"Untuk tahun ini kita juga konsentrasi di reaktivasi jalur KA Jawa Barat," ujarnya.

Dia menyebutkan untuk investasi akan melibatkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan memberikan konsesi selama 20-30 tahun.

Rencananya, ada empat jalur KA di Jawa Barat yang akan direaktivasi, yakni Banjar-Cijulang-Pangandaran-Parigi, Garut-Cikajang, Cikudapateuh Bandung-Banjaran-Ciwidey, dan Rancaekek-Tanjungsari.

Proyek KA lainnya yang akan dikerjasamakan dengan swasta, yaitu Makassar Pare-pare yang sudah dilirik oleh investor Korea Selatan. Alokasi anggaran untuk KA merupakan yang paling besar, yaitu Rp 15,242 triliun dari pagu anggaran Kemhub 2019, yaitu Rp 41,55 triliun.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon