Terkait Insiden Nduga, PMKRI: Stop Kekerasan, Bangun Papua dengan Hati

Rabu, 5 Desember 2018 | 19:41 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Juventus Prima Yoris Kago.
Juventus Prima Yoris Kago. (Istimewa)

JAKARTA- Peristiwa penembakan yang terjadi di Nduga, Papua, ditanggapi secara serius oleh Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Juventus Prima.

Juventus dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (5/12), mengatakan bahwa potret kekerasan dan kematian seperti itu akan terus terjadi di tanah Papua jika pendekatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia masih bersifat militeristik.

"Kami menyayangkan adanya kasus pembantaian di Nduga dan meminta pemerintah untuk menghentikan seluruh proyek pembangunan yang menggunakan pendekatan militeristik di Papua," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa orang Papua bukanlah bangsa terjajah yang setiap saat diintimidasi dengan kekuatan militer.

"Mereka adalah bagian dari Indonesia merdeka, harusnya menggunakan pendekatan dari hati ke hati, dialog, dan bukan atas nama pemerataan pembangunan lantas segala hal boleh termasuk mencabut nyawa warga sipil," lanjutnya.

Ia melihat pembantaian belasan pekerja di Nduga adalah reaksi orang Papua terhadap represivitas yang mereka alami selama ini di tanah mereka sendiri.

"Peristiwa ini seperti fenomena gunung es, pembantaian ini yang tampak ke permukaan, tetapi ada masalah serius yang berada di akar rumput sana yakni ketidakadilan, kemiskinan, intimidasi, pelangggaran HAM, dan sebagainya," terangnya.

Ia berharap agar pemerintah secara tegas dan serius menyelesaikan persoalan di Papua bukan dengan jalan kekerasan, tetapi dengan pendekatan kultural dan dialog.

"Tarik pulang militer dari tanah Papua, dan mulailah dengan dialog yang penuh kasih sehingga tidak ada korban baik di kalangan warga sipil maupun aparat keamanan," tandasnya. (*)



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon