Lolos Dari Serangan di Nduga, 10 Pekerja Berhasil Dievakuasi

Kamis, 13 Desember 2018 | 16:52 WIB
RI
B
Penulis: Robert Isidorus | Editor: B1
Tiga pekerja yang berhasil melarikan diri dari penyerangan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) ditemukan selamat oleh personel gabungan TNI/Polri.
Tiga pekerja yang berhasil melarikan diri dari penyerangan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) ditemukan selamat oleh personel gabungan TNI/Polri. (Beritasatu TV)

Jayapura - Pasukan gabungan TNI-Polri telah mengevakuasi 10 pekerja yang melarikan diri saat terjadinya serangan oleh kelompok bersenjata di Nduga, Papua, awal bulan ini, menurut keterangan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, Kamis (13/12).

Menggunakan helikopter milik PT Intan Angkasa, para pekerja itu dievakuasi Rabu kemarin dalam dua penerbangan.

"Dari keterangan kepala tukang berinisial DM bahwa pada saat kejadian mereka mendapat Informasi dari Distrik Yigi bahwa ada penangkapan para tukang pada hari Sabtu, 1 Desember 2018 malam, dan pada hari Minggu pagi setelah sarapan pagi masyarakat dari Distrik Yal mengantar dan membawa lari (para tukang bangunan) ke arah hutan untuk diamankan," kata Kamal kepada wartawan.

Pada sore harinya mereka dibawa ke Rumah Kepala Kampung Yal bernama Yelen Gwijangge, kemudian dari Distrik Yal mereka diantar dan dibawa ke Distrik Koroptak.

Pada 3 Desember 2018 sekitar pukul 01.00 WIT sampai dengan pukul 17.00 WIT merka berjalan kaki ke lokasi aman tinggal selama tiga hari.

Pada hari Rabu tanggal 5 Desember masyarakat membawa mereka kembali ke Distrik Yal, di mana mereka kemudian bersembunyi di gunug,

Selanjutnya, pada 9 Desember sekitar pukul 14.00 WIT, mereka dibawa ke Distrik Koroptak karena mendapat informasi melalui Radio SSB dari bapak kepala Kampung Yal, Yelen Gwijangge, dengan Wakil Ketua I DPRD Nduga Alimi Gwijangge bahwa mereka akan dievakuasi ke Kenyam dengan menggunakan helicopter Bell Milik PT Intan Angkasa.

"Sehingga sampai hari Kamis tanggal 13 Desember 2018, pekerja yang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat sebanyak 35 orang. Dan korban selamat ini di luar karyawan PT Istaka Karya yang bekerja membangun beberapa bangunan seperti balai desa, gedung sekolah dan perumahan sosial di beberapa Distrik yang ada di Kabupaten Nduga," kata Kamal.

Dia menambahkan personel gabungan TNI-Polri akan terus melakukan pencarian para pekerja yang berada di beberapa Distrik yang ada di Kabupaten Nduga.

Identitas 10 pekerja yang selamat:

1. DM, laki-laki, Kasuratan, Kepala Tukang
2. DM, 38 Tahun, laki-laki Kasuratan, Tukang Bangunan
3. CR, Laki-laki Toraja, Tukang Bangunan
4. IS, Laki-laki, Toraja utara, Tukang Bangunan
5. SM, Tukang Bangunan, Desa Se'seng Tanah Toraja
6. SA, Tukang Bangunan, Desa Mapanget Kec. Talawaan Kab. Minahasa Utara
7. JT, Tukang Bangunan, Desa Mapanget Kec.Talawaan Kab.Minahasa Utara
8. AR, Toraja, tukang Bangunan, Desa Saluputti Kec. Ra'bung Kab.Toraja
9. GT, Swasta (Tukang Bangunan) Jalan SD Percobaan (Potilelek) Wamena
10. YM, Swasta Tukang (Bangunan), Jalan Hom-Hom Wamena



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon