Polisi Korban Penembakan KKSB Naik Pangkat
Sabtu, 26 Januari 2019 | 16:51 WIB
Jayapura – Sebanyak tujuh anggota Polda Papua mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia atas dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas.
Kenaikan pengkat luar biasa (KPLB) dilaksanakan di lapangan apel Mapolda Papua, Jumat (25/1) sore, yang dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin.
Ketujuh anggota yang mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dari pangkat sebelumnya yakni, Iptu Suriadin, Bripka Fiktor, Bripka Asop Mulyana, Bripka Arief Surya Sumahendra, Bripka Frans Yos Dumapa, Brigpol Ryan Danutirta, dan Brigpol Ricci Devva Ronllando.
Kapolda Papua dalam sambutannya mengungkapkan pemberian kenaikan pangkat kepada tujuh anggota tersebut bukan serta-merta langsung diberikan, melainkan melalui penilaian atas dedikasi dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Ini adalah penghargaan dari institusi kita (Polri) kepada seluruh anggota Polda Papua yang berprestasi. Mereka ini adalah yang telah menunjukkan kinerja yang baik kepada masyarakat, salah satunya anggota yang terkena tembak di Kabupaten Puncak Jaya beberapa tahun lalu," ungkapnya.
Dirinya pun mengharapkan kepada anggotanya agar melayani masyarakat dengan baik dan penuh tanggung jawab, dan menjadi polisi yang profesional dan terpercaya.
"Ada enam anggota yang mendapatkan penghargaan KPLB dan diupacarakan di lapangan ini, serta satu anggota diupacarakan di Mapolres Puncak Jaya dengan maksud dapat memotivasi anggota yang lain. Patut dicontoh perbuatan yang telah dilakukan anggota yang berprestasi, diharapkan dapat memacu anggota yang lain untuk mendapatkan prestasi sebanyak mungkin,"ujarnya.
Sementara itu perlu diketahui tiga dari tujuh anggota Polda Papua yang mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) merupakan korban penembakan kelompok kriminal bersenjata. Bripka Frans Yos Dumapa dan Brigpol Ryan Danutirta dinaikan pangkat luar biasa dari Brigpol ke Bripka dan Briptu ke Brigpol lantaran saat bertugas di Polsek Sinak Polres Puncak Jaya mendapat serangan dari KKB pada tanggal 27 Desember 2015 pukul 20.00 WIT, keduanya berhasil selamat dengan luka tembak sementara tiga orang rekannya tewas dalam insiden itu.
Sementara itu Bripka Arief Surya Sumahendra dinaikan pangkat luar biasa dari Brigpol ke Bripka karena korban penembakan KKB pada tanggal 31 Desember 2014 di bagian punggung dan peluru sempat bersarang di tubuh saat bertugas di Polres Paniai.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




