Hasto: Laporan Tim Prabowo ke Bawaslu Karena Kalah Debat

Selasa, 19 Februari 2019 | 17:58 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Maruf Amin, Hasto Kristiyanto membawakan sambutan pada pembekalan terhadap sekitar 3000 relawan di Hotel Mahkota, Genteng Banyuwangi, Banyuwangi, Jatim, Minggu, 27 Januari 2011.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Maruf Amin, Hasto Kristiyanto membawakan sambutan pada pembekalan terhadap sekitar 3000 relawan di Hotel Mahkota, Genteng Banyuwangi, Banyuwangi, Jatim, Minggu, 27 Januari 2011. (Suara Pembaruan/Carlos KY Paath)

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mempertanyakan alasan pelaporan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Hasto menilai, laporan tim Prabowo-Sandiaga tersebut merupakan bagian dari politik kambing hitam karena kalah dalam debat kedua.

"Jadi jangan karena kalah dalam persiapan, dalam kapasitas, kemudian dicari politik kambing hitam," kata Hasto di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

"Kalau pak Prabowo menanyakan lebih soft tidak akan muncul persoalan lahan," lanjut Hasto.

Jokowi sebelumnya dilaporkan ke Bawaslu oleh Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) atas tuduhan menyerang pribadi Prabowo saat debat kedua.

Hal itu mengacu pada pernyataan Jokowi yang menyebut Prabowo memiliki lahan di Kalimantan Timur sebesar 220.000 hektar dan di Aceh Tengah sebesar 120.000 hektar.

Namun, Hasto menegaskan bahwa pernyataan Jokowi yang menyinggung lahan Prabowo itu bukan serangan personal.

"Ini bukan serangan pribadi tapi ini adalah fakta, dan itulah yang menjadi concern bahwa pesan utamanya Pak Jokowi tidak membuat sebuah kebijakan memberikan lahan-lahan untuk segelintir orang," ucap Hasto.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon