Kapolda Papua: Korban Tewas Akibat Banjir 52 Orang

Minggu, 17 Maret 2019 | 11:19 WIB
RI
WP
Penulis: Robert Isidorus | Editor: WBP
Dampak banjir di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Dampak banjir di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. (Istimewa)

Jayapura, Beritasatu.com - Banjir bandang yang menerjang Kota Sentani, Ibu Kota Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (16/3/2019) malam menelan puluhan korban jiwa. Banjir yang terjadi mulai pukul 21.00 WIT hingga Minggu (17/3/2019) pagi itu, telah menewaskan 52 orang dan ribuan warga mengungsi.

"Hingga siang ini data yang kami peroleh 52 orang tewas," ujar Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin di RS Bhayangkara, Papua, Minggu (17/3/2019).

Kapolda mengatakan, pihaknya masih melakukan pencarian para korban.

Sementara Prajurit Yonif RK 751/VJS melakukan penyelamatan terhadap seorang bayi (umur 5 bulan) suku asli Papua yang terjebak banjir di kolong rumahnya selama 6 jam di Kampung Taruna, Jalan Sosial Taruna, Sentani.

Pada Minggu pagi, anggota tim penyisir dari Yonif 751 teridiri Sertu Hanafi, Sertu Samsi, Prada Yacob, Prada Yusril dan Prada Syahril menyisir korban banjir di sekitar Kampung Taruna. "Saat itu Prada Syahril menemukan bayi di kolong rumah dengan posisi terjepit kayu runtuhan," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi kepada wartawan.

Muhammad Aidi mengatakan, Prada Syahril dan rekannya menggunakan dua gergaji untuk memotong kayu yang menjepit badan bayi.

"Prada Syahril selanjutnya membawa bayi ke puskesmas terdekat dengan sepeda motor, namun di tengah jalan berpapasan dengan ambulance sehingga bayi berhasil dievakuasi ke Puskesmas Sentani,"ungkap Kapendam.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon