Polri: Narasi Provokatif Naik Jadi 40 Persen Usai Hitung Cepat
Kamis, 18 April 2019 | 12:47 WIBJakarta, Beritasatu.com - Narasi provokatif dan hoax terdeteksi naik hingga 40 persen paska hitung cepat (quick count) hasil dari pencoblosan 17 April kemarin. Dit Siber Bareskrim terus bekerja mengejar para pelakunya.
"Hasil patroli siber semalam sampai dengan tadi jam 8 pagi memang ada tren peningkatan, ada kurang lebih 10-15 akun, yang menyebarkan konten bersifat provokatif. Peningkatan sampai 40 persen," kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Kamis (18/4/2019).
Akun itu menyebarkan konten baik itu narasi, foto, video, suara yang bersifat provokatif mengajak masyarakat berbuat onar, melakukan aksi, dan melakukan kerusuhan.
"Terhadap akun yangmenyebarkan konten tersebut Dit Siber melakukan langkah preepmtif berkoordinasi dengan BSSN dan kominfo meminta akun itu di take down dan blokir," sambungnya.
Sebelum melakukan penegakan hukum, polisi juga melakukan profiling dan identifikasi terhadap akun itu. Penegakan hukum adalah langkah terakhir dalam rangka memitigasi akun berkonten provokatif ini.
"Narasinya provokatif mengajak masyarakat melakukan aksi sebgaai reaksi dari dari hasil quick count. Memang kita melihat trennya setelah ada hasil hitung cepat. Itu langsung trennya meningkat sampai pagi ini," sambungnya.
Baik di youtube, IG, maupun whastapp grup. Masyarakat diminta tenang dan bijak dan tidak langsung percaya konten yang disebarkan di medsos apalagi akun anonim yang tidak bisa diklarifikasi dan dikonfirmasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




