Ungkit Kemenangan Anies-Sandi, Kubu Jokowi Heran Prabowo Tak Percaya Quick Count

Jumat, 19 April 2019 | 23:11 WIB
MS
WM
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: WM
Calon presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangan pada Pilpres 2019 di kediamannya Jl. Kertanegara, Jakarta, 18 April 2019.
Calon presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangan pada Pilpres 2019 di kediamannya Jl. Kertanegara, Jakarta, 18 April 2019. (ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin (TKN Jokowi - Ma'ruf) Hasto Kristiyanto merasa heran dengan sikap Prabowo Subianto dan pendukungnya yang tak percaya hasil quick count atau hitung cepat.

Langkah Prabowo itu, menurut Hasto, berlawanan atas tindakannya ketika percaya dengan hasil quick count sejumlah lembaga di Pilgub DKI Jakarta lalu. Saat itu, quick count memenangkan pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno.

"Pak Prabowo ketika memenangkan Anies - Sandi pakai quick count. Quick count itu akurat dan metodologi sangat bagus," kata Hasto, di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2019).

Saat ini, kata Hasto, partai pendukung Prabowo - Sandi juga sudah menyatakan, menerima hasil quick count sejumlah lembaga. Terlebih hasil quick count juga memaparkan hasil pemilihan legislatif yang diterima oleh partai Koalisi Indonesia Adil Makmur. Di hasil itu, parpol koalisi Prabowo-Sandi dinyatakan raihan suaranya lolos Parliamentary Threshold.

"Sehingga sangat ironi hasil Pileg diterima, tetapi hasil Pilpres tidak diterima," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ini.

Hasto mengajak semua pihak untuk berpolitik secara konsisten. Menurut dia, hasil quick count juga banyak dijadikan patokan sejumlah lembaga oleh partai politik.

"Kalau koalisi parpolnya menerima quick count, harusnya Prabowo ikut," kata Hasto.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon