Jateng Butuh 1 Juta Sak Semen Tiap Tahun untuk Perumahan
Rabu, 3 Juli 2019 | 12:46 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Provinsi Jawa Tengah membutuhkan rata-rata 1 juta sak semen setiap tahun untuk infrastruktur perumahan. Kebutuhan semen itu bukan saja untuk membangun rumah, namun juga untuk membangun sarana jalan yang kini syarat utamanya berupa jalan beton.
"Kebutuhan semen untuk perumahan karenanya menjadi sangat tinggi. Untuk rumah MBR saja rata-rata membutuhkan 5-10 sak semen. Jadi, jika target 10.000 rumah, maka kami membutuhkan setidaknya 1 juta sak semen. Jumlah itu bisa lebih jika harus membangun jalan beton, ditambah untuk membangun apartemen dan komersial," ungkap Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah MR Priyanto, dalam diskusi "Proyeksi Pembangunan Infrastruktur dan Properti Jateng 2019", dan halal bihalal Semen Indonesia dengan media, di Semarang, Selasa (2/7/2019) malam.
MR Priyanto mengatakan, kebutuhan semen itu sejalan dengan program REI Jateng yang menargetkan pembangunan 10.000 unit properti perumahan di seluruh wilayah Jateng sepanjang 2019 ini. Dari jumlah itu, sebanyak 60% dialokasikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sementara sisanya untuk pembangunan apartemen dan komersial.
GM of Corporate Communication Semen Indonesia Sigit Wahono mengatakan, sebagai perusahaan yang menguasai pangsa pasar semen di Tanah Air, Semen Indonesia sangat mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk industri properti.
Namun demikian, Sigit mengakui, belum berjalannya lagi proyek-proyek infrastruktur, membuat penjualan semen mengalami penurunan pada triwulan I-2019.
PT Semen Indonesia Tbk. (SMGR) mencatatkan penurunan volume penjualan semen sebesar 4,19 persen pada triwulan I-2019, dari 7,45 juta ton menjadi 7,13 juta ton.
"Setelah Pemilu, kami optimistis, proyek infrastruktur kembali berjalan. Investor yang tadinya wait and see, kembali bergairah. Pada triwulan II, kami optmistis, volume penjualan kami akan meningkat," tegas Sigit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




