Pencarian Heli Hingga Hari ke 36 Belum Menemui Titik Terang
Jumat, 2 Agustus 2019 | 20:43 WIB
Jayapura, Beritasatu.com - Sejak dinyatakan kehilangan kontak pada Jumat, 28 Juni 2019, operasi pencarian terus dilakukan terhadap helikopter jenis MI-17V5 Noreg HA-5138. Adapun heli tersebut hilang kontak saat sedang melaksanakan distribusi logistik dan rotasi pasukan Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 725/Wrg di wilayah Oksibil.
Hingga hari ke 36 belum ada titik terang tentang keberadaan pesawat heli tersebut berikut kru. Sebelumnya, Kamis (1/8/2019) Kodam XVII/Cenderawasih (Koops TNI Papua) melanjutkan kegiatan operasi pencarian melalui udara dengan menggunakan pesawat Heli Penerbad jenis Bell 412 EP Noreg HA-5185.
Misi utama heli adalah melaksanakan Dorlog Ramildas ke Pos Kodim 1702/JWY di Batom dan sekaligus melakukan pencarian Helly MI-17V5/HA-5138 yang Lost Contact di wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.
"Kodam XVII Cenderawasih selaku Koops TNI Wilayah Papua telah mengerahkan seluruh kemampuan sumber daya dan kekuatan yang ada guna melakukan pencarian terhadap pesawat heli MI17. Permohonan bantuan terhadap maskapai penerbangan komersil/sipil juga sudah disampaikan untuk membantu melakukan pemantauan lewat udara ketika melintasi wilayah/Koordinat yang diindikasikan kemungkinan terjadinya lost contact,"ujar Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Cpl Eko Daryanto, Jumat (2/8/2019) malam
Dikatakan, operasi pencarian heli pada hari Kamis, (1/8) Adilakukan dengan menggunakan Pesawat Heli Bell 412 EP/HA-5185 di Battom Area dengan ketinggian 3.500 ft, brearing 175 dan radius 125 NM.
Sementara hari ini tidak dapat dilakukan operasi pencarian udara karena terkendala cuaca yang tidak mendukung.
"Sebagai informasi, bahwa ke depan misi pencarian heli MI17 V5 Noreg HA-5138 akan diperkuat dengan melibatkan pesawat intai strategis yang sedang dipersiapkan oleh Mabes TNI. Demikian juga pencarian melalui jalur darat akan diperluas dengan melibatkan pasukan Satgas dan komponen masyarakat. Pangdam XVII/Cenderawasih terus mengupdate misi pencarian heli dan melaporkan setiap perkembangannya kepada Kasad selaku pembina kekuatan (Bin Kuat) TNI AD dan Mabes TNI selaku pengguna kekuatan (Gun Kuat)," terang Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Cpl Eko Daryanto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




