Warga Perantau Antar Jenazah Korban Penikaman ke Bandara Wamena

Senin, 14 Oktober 2019 | 12:36 WIB
RI
SL
Penulis: Robert Isidorus | Editor: LES
Mobil ambulans yang membawa jenazah Deri Datu Padang, korban penikaman oleh OTK di Wamena pada Sabtu (12/10) lalu, dibawa ke kampung halamannya di Toraja diantar ratusan warga  Toraja dan warga perantau di Wamena menuju ke Bandara Wamena, Senin (14/10/2019).
Mobil ambulans yang membawa jenazah Deri Datu Padang, korban penikaman oleh OTK di Wamena pada Sabtu (12/10) lalu, dibawa ke kampung halamannya di Toraja diantar ratusan warga Toraja dan warga perantau di Wamena menuju ke Bandara Wamena, Senin (14/10/2019). (istimewa)

Wamena, Beritasatu.com - Jenazah Deri Datu Padang (26) korban penikaman orang tak dikenal di Wamena pada Sabtu (12/10) lalu, pada Senin (14/10/2019) siang WIT dibawa ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan. Ratusan warga dari Toraja dan warga perantau di Wamena ikut mengantar jenazah ke Bandara Wamena.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan aparat gabungan TNI-Polri ikut mengawal proses pengantaran jenazah. Bahkan Kapolda papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen Herman Asaribab juga ikut mengawal pengantaran jenazah.

Jenazah Deri Datu Padang di evakuasi menuju jayapura dengan pesawat cargo Trigana air PK-YSNP. Rencananya jenazah akan pindah pesawat di Jayapura dan selanjutnya diterbangkan ke Makassar dengan pesawat Batik Air pada pukul 17.00 WIT

Setiba di Makassar jenazah kemudian akan dibawa ke kabupaten Toraja utara untuk kemudian di bawa ke kampung halaman nya di kecamatan Maruppu

" Semua biaya penerbangan di tanggung oleh Pemda Jayawijaya, begitu juga setiba di Makassar Pemerintah Toraja juga sudah siapkan semua nya hingga transportasi ke kampung halaman nya di kecamatan Maruppu, Toraja Utara, "ujarKetua Ikatan Toraja Wamena, Yohanes Tuku.

Yohanes juga berharap agar kejadian ini adalah yang terakhir di Wamena, dan menhimbau kepada seluruh masyarakat Toraja yang ada di Wamena agar ikut bersama menjaga keamanan dan kedamaian di Wamena yang sudah kondusif.

Diketahui, pada Sabtu (12/10/2019) siang terjadi penikaman terhadap seorang warga atas nama Deri Datu Padang.

Penikaman terjadi saat korban dan seorang rekannya yang berprofesi sebagai tukang bangunan sedang mengendarai sepeda motor di daerah jembatan Woma menuju kota Wamena. Tepat di depan jembatan Woma, keduanya lalu dihampiri dua orang pelaku dan melakukan penikaman.

Akibatnya korban Deri Datu yang saat itu mengendarai sepeda motor mengalami luka tusuk di perut sebelah kanan sementara rekanya yang dibonceng terluka di bagian lutut dan bibir. Korban masih sempat melaju dengan sepeda motornya ke pos Brimob di dekat pasar Woma untuk melapor. Korban lalu di larikan oleh anggota ke RSUD Wamena.

Korban Deri sempat mendapat perawatan medis di RSUD wamena, namun sekitar pukul 16.50 WIT nyawanya tak tertolong

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta warga Wamena untuk tidak membawa alat tajam di tempat umum.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon