Hari Pahlawan, KPU Depok Ziarah ke Makam KPPS

Minggu, 10 November 2019 | 16:18 WIB
BH
FB
Penulis: Bhakti Hariani | Editor: FMB
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Depok Nana Shobarna bersama para komisioner dan anggota saat melaksanakan ziarah ke makam para mantan petugas KPPS yang wafat saat pergelaran Pemilu 2019 lalu, Minggu 10 November 2019.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Depok Nana Shobarna bersama para komisioner dan anggota saat melaksanakan ziarah ke makam para mantan petugas KPPS yang wafat saat pergelaran Pemilu 2019 lalu, Minggu 10 November 2019. (Suara Pembaruan/Bhakti Hariani)

Depok, Beritasatu.com - Memperingati Hari Pahlawan 10 November yang jatuh pada hari ini, Minggu (10/11/2019), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok melakukan upacara dan ziarah ke makam para mantan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas pada Pemilu 2019 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lembah Abadi di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna mengatakan, ziarah kubur ke makam mantan KPPS ini sebagai bentuk penghormatan bagi para mantan petugas KPPS yang juga merupakan pahlawan.

"Bagi kami mereka adalah pahlawan, karenanya kami menziarahi dan mendoakan mereka agar amal baik dan pengabdian mereka diterima dan ditempatkan di tempat yang layak di sisi Allah SWT," ujar Nana kepada SP di Depok, Jawa Barat, Minggu (10/11/2019).

Diungkap Nana, peringatan Hari Pahlawan menjadi penting dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang, yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa dan negara ini. Tak terkecuali bagi para mantan petugas KPPS yang telah berjuang melaksanakan pemilihan umum yang jujur dan adil.

Saat ini, kata Nana, berjuang bukan lagi hanya dengan menggunakan bambu runcing, senjata dan sebagainya, tetapi saat ini semua elemen berjuang dengan cara masing-masing dalam mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya.

"Perjuangan kami kini yang juga menjadi tugas kami sudah ada di depan mata yakni bagaimana kami sebagai penyelenggara pemilu mampu melaksanakan semua tahapan pemilihan walikota dan wakil walikota Depok tahun depan dengan sebaik-baiknya. Kami berupaya persiapkan segalanya dengan matang dan detail, agar semua tahapan dapat dilalui dengan sebaik mungkin," ujar Nana.

Oleh karena itu, menjelang Pilkada Depok 2020, Nana mengajak semua unsur untuk memperkuat soliditas, kebersamaan dan team work yang andal untuk kesuksesan pilkada tersebut.

"Biarkan di luar sana kalau ada orang yang membenci kami, tidak suka kepada kami, yang penting kami bekerja benar, profesional dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegas Nana.

Diketahui di Kota Depok para mantan petugas KPPS yang meninggal dunia saat bertugas pada Pemilu 2019 sebanyak empat orang. Mereka juga sudah mendapatkan santunan kematian dari KPU Kota Depok. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon