Antisipasi Kecurangan, Faisal-Biem Turunkan Relawan Saksi
Senin, 9 Juli 2012 | 11:23 WIB
"Yang terpenting dari tugas saksi adalah meminta Formulir C-1 dari TPS masing-masing."
Pasangan cagub-cawagub independen Faisal Basri-Biem Benjamin menyiapkan sejumlah relawan saksi untuk mengamankan proses demokrasi Pemilukada DKI Jakarta yang akan berlangsung Rabu, 11 Juli 2012. Para saksi tersebut disebutkan sebagai sukarelawan yang tidak mendapat honor.
Seperti dikatakan oleh tim pemenangan Faisal-Biem melalui rilisnya, untuk mengantisipasi kecurangan serta manipulasi dalam penghitungan suara di sejumlah TPS, kehadiran para relawan saksi itu sangat diperlukan.
"Semua pendukung Faisal-Biem, baik di tingkat pusat (Tebet), Korwil, Korcam, Korkel & Poskom, dan simpatisan, adalah saksi di TPS tempat tinggalnya. Mereka adalah sukarelawan yang tidak mendapat honor," tegas Faisal di Rumah Independen, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/7).
Dikatakan pula, keberadaan para relawan tersebut sangat dibutuhkan untuk mengawasi dan mengamankan kotak suara milik pasangan nomor urut 5 tersebut. Selain para relawan saksi, para pemilih tim independen pun harus diarahkan untuk menjadi pemilih sekaligus juga pengawas, mengingat jumlah Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslu) sangat terbatas.
"Yang terpenting dari tugas saksi adalah meminta Formulir C-1 dari TPS masing-masing. Formulir C-1 kemudian akan dikumpulkan ke Sekretariat Tebet Barat pada Rabu sore. (Formulir) Itu bisa diserahkan melalui Korkel-Korwil masing-masing atau koordinator komunitas," ujar Faisal lagi.
Untuk bisa menjadi relawan saksi, tim Faisal-Biem mengaku menyediakan surat mandat yang dapat diisi sendiri dan kemudian diserahkan ke KPPS sebelum proses pencoblosan berlangsung. Disediakan juga semacam "Panduan Menjadi Saksi", di mana tugas dan wewenang relawan saksi dapat dibaca dengan lengkap dalam panduan tersebut.
Tim calon independen Faisal-Biem mengaku menyadari bahwa ada ancaman besar yang bakal terjadi di masa tenang dan pencoblosan, termasuk di antaranya money politics dan manipulasi kecurangan. "Paling penting adalah antar-kandidat di dalam kontes ini harus pegang komitmen, karena selama ini sudah deklarasi kampanye damai untuk menjaga pemilu demokratis. Oleh karena itu, Faisal-biem menjaga komitmen dan mengajak pemilih untuk menjaga kejujuran itu, untuk membangun kualitas demokrasi di DKI," tegas Faisal.
Pasangan cagub-cawagub independen Faisal Basri-Biem Benjamin menyiapkan sejumlah relawan saksi untuk mengamankan proses demokrasi Pemilukada DKI Jakarta yang akan berlangsung Rabu, 11 Juli 2012. Para saksi tersebut disebutkan sebagai sukarelawan yang tidak mendapat honor.
Seperti dikatakan oleh tim pemenangan Faisal-Biem melalui rilisnya, untuk mengantisipasi kecurangan serta manipulasi dalam penghitungan suara di sejumlah TPS, kehadiran para relawan saksi itu sangat diperlukan.
"Semua pendukung Faisal-Biem, baik di tingkat pusat (Tebet), Korwil, Korcam, Korkel & Poskom, dan simpatisan, adalah saksi di TPS tempat tinggalnya. Mereka adalah sukarelawan yang tidak mendapat honor," tegas Faisal di Rumah Independen, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/7).
Dikatakan pula, keberadaan para relawan tersebut sangat dibutuhkan untuk mengawasi dan mengamankan kotak suara milik pasangan nomor urut 5 tersebut. Selain para relawan saksi, para pemilih tim independen pun harus diarahkan untuk menjadi pemilih sekaligus juga pengawas, mengingat jumlah Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslu) sangat terbatas.
"Yang terpenting dari tugas saksi adalah meminta Formulir C-1 dari TPS masing-masing. Formulir C-1 kemudian akan dikumpulkan ke Sekretariat Tebet Barat pada Rabu sore. (Formulir) Itu bisa diserahkan melalui Korkel-Korwil masing-masing atau koordinator komunitas," ujar Faisal lagi.
Untuk bisa menjadi relawan saksi, tim Faisal-Biem mengaku menyediakan surat mandat yang dapat diisi sendiri dan kemudian diserahkan ke KPPS sebelum proses pencoblosan berlangsung. Disediakan juga semacam "Panduan Menjadi Saksi", di mana tugas dan wewenang relawan saksi dapat dibaca dengan lengkap dalam panduan tersebut.
Tim calon independen Faisal-Biem mengaku menyadari bahwa ada ancaman besar yang bakal terjadi di masa tenang dan pencoblosan, termasuk di antaranya money politics dan manipulasi kecurangan. "Paling penting adalah antar-kandidat di dalam kontes ini harus pegang komitmen, karena selama ini sudah deklarasi kampanye damai untuk menjaga pemilu demokratis. Oleh karena itu, Faisal-biem menjaga komitmen dan mengajak pemilih untuk menjaga kejujuran itu, untuk membangun kualitas demokrasi di DKI," tegas Faisal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




