"Kiamat Internet" Resahkan Pengusaha Warnet Daerah
Senin, 9 Juli 2012 | 11:32 WIB
Sempat coba diantisipasi dengan memperbaharui anti-virus, meski sampai 9 Juli pagi tak terjadi apa-apa.
Isu "kiamat internet" yang kabarnya akan berlangsung mulai hari ini di Indonesia, ternyata cukup membuat khawatir kalangan pengusaha warung internet (warnet) di daerah. Salah satunya adalah di daerah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar).
Meski koneksi internet dan sistem komputer di warnet mereka baik-baik saja hingga hari ini, namun para pengusaha warnet di Indramayu tetap mengantisipasinya dengan menyiapkan antivirus dari berbagai jenis.
Untungnya, "kiamat internet" yang konon akan berlangsung mulai 9 Juli 2012 sejak pukul 00.00 WIB itu, ternyata tak terjadi di warnet milik mereka. Tak ada gangguan koneksi ataupun virus akut yang menyerang server mereka. Personal computer (PC) yang ada di sejumlah bilik warnet pun terbukti masih dalam kondisi baik-baik saja.
Padahal hingga tengah malam tadi, kalangan pengusaha warnet ini sempat gelisah, saat kabar "kiamat internet" ini santer diinformasikan melalui internet. Bermodalkan informasi dari berita yang diterima melalui media online, pengusaha internet di Indramayu pun mulai coba mengantisipasinya dengan memperbanyak antivirus di masing-masing PC warnet mereka. Mereka pun melarang pengguna untuk membuka link sembarangan.
Seperti ramai diberitakan, lebih dari seperempat juta komputer disebutkan akan berisiko kehilangan akses internet pada 9 Juli 2012, karena serangan malware bernama alureon. Malware ini sering dijuluki malware DNS Changer, di mana beberapa blog bahkan menjulukinya sebagai malware "internet doomsday" atau "kiamat internet".
Isu "kiamat internet" yang kabarnya akan berlangsung mulai hari ini di Indonesia, ternyata cukup membuat khawatir kalangan pengusaha warung internet (warnet) di daerah. Salah satunya adalah di daerah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar).
Meski koneksi internet dan sistem komputer di warnet mereka baik-baik saja hingga hari ini, namun para pengusaha warnet di Indramayu tetap mengantisipasinya dengan menyiapkan antivirus dari berbagai jenis.
Untungnya, "kiamat internet" yang konon akan berlangsung mulai 9 Juli 2012 sejak pukul 00.00 WIB itu, ternyata tak terjadi di warnet milik mereka. Tak ada gangguan koneksi ataupun virus akut yang menyerang server mereka. Personal computer (PC) yang ada di sejumlah bilik warnet pun terbukti masih dalam kondisi baik-baik saja.
Padahal hingga tengah malam tadi, kalangan pengusaha warnet ini sempat gelisah, saat kabar "kiamat internet" ini santer diinformasikan melalui internet. Bermodalkan informasi dari berita yang diterima melalui media online, pengusaha internet di Indramayu pun mulai coba mengantisipasinya dengan memperbanyak antivirus di masing-masing PC warnet mereka. Mereka pun melarang pengguna untuk membuka link sembarangan.
Seperti ramai diberitakan, lebih dari seperempat juta komputer disebutkan akan berisiko kehilangan akses internet pada 9 Juli 2012, karena serangan malware bernama alureon. Malware ini sering dijuluki malware DNS Changer, di mana beberapa blog bahkan menjulukinya sebagai malware "internet doomsday" atau "kiamat internet".
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




