Demo Buruh, Moeldoko: Pemerintah Mendengar Aspirasi Pekerja
Senin, 20 Januari 2020 | 21:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui adanya ketidakpuasan dari kalangan buruh terkait dengan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja terkait ketenagakerjaan.
Moeldoko menilai demonstrasi terjadi lantaran ada kesimpangsiuran infromasi. Sebab, Presiden sendiri sebelumnya telah meminta agar aspirasi buruh didengarkan dalam penyusunan RUU tersebut.
"Dalam sidang kabinet kemarin Presiden (Jokowi) mengatakan agar pihak pemerintah sungguh-sungguh mendengarkan aspirasi-aspirasi teman-teman (buruh)," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/1/2020).
Menurut Moeldoko, berbagai aspirasi dari serikat buruh dan pengusaha yang ditemuinya telah ditampung dan akan dibahas di internal pemerintah.
"Kita ingin mencari titik keseimbangan baru yang pas yang baik untuk teman-teman para pekerja dan juga baik untuk pengusaha," ujar Moeldoko.
Seperti diketahui, ribuan buruh hari ini berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI menolak RUU Cipta Lapangan Kerja. Menurut Moeldoko, substansi dalam RUU tersebut belum terkomunikasikan dengan baik ke publik sehingga muncul informasi yang dinilai kurang tepat.
"Yang lebih penting adanya pertemuan yang bisa mengakomodasi semua pihak, yang bisa mendengarkan substansinya agar tidak simpang siur. Karena kesimpangsiuran itu yang membuat teman-teman (buruh) berdemo," tutur Moeldoko.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




