Faktor Cuaca Hambat Pencarian Heli MI 17

Minggu, 9 Februari 2020 | 11:48 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Helikopter MI 17.
Helikopter MI 17. (Wiki Media)

Jayapura, Beritasatu.com - Pencarian helikopter MI 17 yang hilang sejak 28 Juni 2019 lalu terpaksa dihentikan akibat cuaca yang tidak bersahabat.

"Faktor cuaca menyebabkan helikopter tidak bisa mendekati kawasan kampung Mimin dari udara," ucap Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf Eko Budi kepada ANTARA yang menghubungi dari Jayapura, Minggu 99/2/2020).

Ia mengatakan pencarian melalui udara menggunakan helikopter sipil yang terbang dari bandara Oksibil sekitar 12 menit menuju kampung Mimin yang masuk Distrik Oksob. Namun karena cuaca buruk, pencarian dihentikan dan heli kembali ke Oksibil.

Kampung Mimin memang tidak pernah dilintasi tim SAR saat melakukan pencarian pasca-helikopter yang mengangkut 12 orang anggota TNI dilaporkan hilang dalam penerbangan Oksibil-Sentani. "Masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang masih menganggap kampung Mimin sebagai kampung keramat," kata Budi seraya menambahkan bila ada yang memasuki perkampungan itu dipastikan tidak kembali.

Untuk itu dalam melakukan pencarian kembali helikopter MI 17, pihaknya melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat guna mencari kembali heli dengan nomor registrasi HA 5138.

Dandim 1715 yang membawahi Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Nduga itu mengatakan, pencarian akan dilanjutkan kembali Senin (10/2) bila cuaca bersahabat. "Mudah-mudahan cuaca Senin (10/2) kembali bersahabat sehingga pencarian bisa kembali dilakukan," ujar Letkol Inf Eko Budi berharap.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon