Kapolda Papua Tak Rekomendasikan Rombongan DPR-MPR ke Tembagapura
Selasa, 3 Maret 2020 | 09:50 WIB
Jayapura, Beritasatu.com - Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw tidak merekomendasikan rencana kunjungan DPR RI dan MPR ke pertambangan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Mimika menyusul situasi yang tengah memanas di kawasan itu.
"Jadi kalau kunjungan ke Timika tidak ada masalah, tapi kalau naik ke Tembagapura kami tidak rekomendasi karena situasi yang memanas di Tembagapura," ujar Waterpauw.
Seperti diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah di Tembagapura, Mimika, pada Senin (2/3/2020) pagi. Kali ini mobil patroli milik Polsek Tembagapura jenis Long Wheel Base (LWB) ditembaki di kawasan Kampung Utikini. Untungnya dalam insiden itu tidak ada korban jiwa. Namun seorang anggota Polri Briptu Andika Wally terkena serpihan kaca mobil yang tertembak.
Kapolda Papua menyatakan pihaknya telah melakukan upaya pengejaran."Kelompok yang melakukan penembakan itu merupakan kelompok yang melakukan penembakan terhadap Bharatu Anumerta Doni beberapa waktu lalu," ujarnya
Menurut Kapolda Papua, tujuan utama dari gangguan yang dilakukan oleh KKB yakni PT Freeport Indonesia. "Tujuan mereka itu masuk ke PT Freeport Indonesia, namun kami akan terus melakukan upaya penghadangan agar KKB tak dapat masuk ke areal PT Freeport Indonesia," cetusnya.
Menurut Kapolda Papua, pelaku penembakan merupakan kelompok sama yang menewaskan Brimob Kelapa Dua, Bharatu Anumerta Doni Priyanto di Kali Kabur, sekitar Arwanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, beberapa waktu lalu."Jadi memang kelompok yang melakukan kekerasan terhadap anggota kita (Doni) berada disekitar lingkaran itu," kata Waterpauw.
Sebelumnya, anggpta Brimob, Bharatu Anumerta Doni Priyanto, gugur dalam kontak tebak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Kabur, sekitar Arwanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika,Papua, Jumat (28/2/2020). Doni meninggal akibat tertembak bagian dada.
Polda Papua mengidentifikasi pelaku penembakan Bharatu Anumerta Doni Priyanto merupakan kelompok bersenjata pimpinan Joni Botak, Guspi Waker, Nau Waker, dan kawan-kawannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




