Teror Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua, 917 Warga Mengungsi

Senin, 9 Maret 2020 | 07:39 WIB
RI
IC
Penulis: Robert Isidorus | Editor: CAH
Masyarakat dari wilayah Tembagapura antara lain Kampung Opitawak, Kimbeli, Banti 1 dan Banti 2 yang mengungsi ke Kota Timika.
Masyarakat dari wilayah Tembagapura antara lain Kampung Opitawak, Kimbeli, Banti 1 dan Banti 2 yang mengungsi ke Kota Timika. (istimewa)

Jayapura, Beritasatu.com - Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw didampingi Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, Dandim Mimika dan Wakapolres Mimika menemui masyarakat dari wilayah Tembagapura antara lain Kampung Opitawak, Kimbeli, Banti 1 dan Banti 2 yang mengungsi ke Kota Timika, Senin (9/3/2020) pukul 00.15 Wit, bertempat di Halaman Gereja Rehobot Kab. Mimika. Warga mengungsi karena takut dan khawatir mendapat gangguan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Hingga hari ini kurang lebih 917 warga kampung yang berada di Distrik tembagapura telah mengungsi ke Kota Timika. Warga yang mengungsi berasal dari empat kampong yaitu Longsoran, kampung Batu Besar, kampung Kimbeli dan kampung Banti.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob mengaku bersyukur karena masyarakat sudah tiba di Timika dengan selamat dan dalam keadaan sehat. "Kami akan mengantar kembali ke keluarga masing-masing ke tempat yang ditentukan dan setelah aman akan antar kembali ke kampung masing-masing. Yang belum ada KTP pemerintah akan layani dan kembali ke kampung sudah memiliki KTP," ujarnya.

Sementara itu Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw saat menemui para pengungsi mengaku ikut prihatin.

"Kita semua melihat awan hitam itu sekarang ada di Tembagapura. Kita berdoa agar awan itu pergi. Mari kita berdoa, Tuhan adil dan maha kuasa. Awan hitam besar berada di area Tembagapura karena ada sekelompok orang yang mengganggu dan kita akan hadapi," tegasnya

Kapolda berterimakasih atas kesadaran orang tua semua berkumpul dan turun bersama-sama ditempat tersebut.

"Saya tahu mama-mama dan anak-anak khawatir oleh karena itu kita akan mengatasi mereka. Sebagai aparat yang bertanggung jawab untuk keselamatan dan keamanan masyarakat dari kampung kami akan sungguh-sungguh menindak tegas terhadap kelompok KKB," tegasnya.

Selanjutnya masyarakat dari Kampung Opitawak, Kimbeli, Banti 1 dan Banti 2 diantar ke rumah sanak saudaranya di wilayah Kota Timika dengan menggunakan kendaraan TNI, Polri dan Pemda Kabupaten Mimika.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon