Kak Seto: Praktikkan Suasana Gembira saat Physical Distancing

Sabtu, 4 April 2020 | 11:39 WIB
AR
WP
Penulis: Ari Suprianti Rikin | Editor: WBP
Seto Mulyadi.
Seto Mulyadi. (Beritasatu.com/Herman/Herman)

Jakarta, Beritasatu.com - Lebih dua pekan seruan belajar, bekerja dan beribadah di rumah di tengah pandemi virus corona (Covid-19) terlewati, rasa jenuh dan bosan tentu dialami anak-anak. Namun di tengah situasi menjaga jarak physical distancing ini keluarga bisa menemukan kekuatan positif dan menyenangkan di rumah.

Psikolog Seto Mulyadi atau yang akrab Kak Seto mengatakan, kekuatan positif tersebut perlu ditumbuhkan dalam keluarga. Keharmonisan bisa dibangun lewat dialog bagi yang selama ini tidak ada komunikasi.

"Orangtua harus menjadi sahabat anak. Saat ini orangtua juga memerankan menjadi guru. Perlu diingat guru zaman now ramah, jangan sampai anak-anak belajar di rumah jadi stres karena ayah dan bundanya tidak sabar," katanya di dalam telekonferensi di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Kak Seto memberikan resep untuk tetap gembira dalam kondisi pandemi ini. Namun gembira itu merupakan kata yang bisa memiliki arti sebagai berikut. (G) gerak, tidak boleh malas bergerak. Meski di rumah, aktivitas mengerjakan pekerjaan bisa dilakukan seperti menyapu, mengepel, mencuci baju atau senam sehingga energi terisi kembali. (E) emosi cerdas, walaupun marah, harus dikelola dengan cerdas. Rasa marah bisa diungkapkan dengan kata-kata sayang sehingga tidak merusak persahabatan orangtua dengan anak. "(M) makan dan minumlah yang bergizi," ucapnya.

Lalu (B) beribadah dan berdoa, mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan kekuatan doa diharapkan ada ketenangan dalam menghadapi situasi ini. (I) istirahat tetap harus diperhatikan ayah, bunda dan anak-anak. Istirahat ini untuk memperbaiki organ tubuh yang terlalu lelah. (R) rukun, dan ramah akan melupakan konflik antara orangtua dan anak sehingga suasana menjadi sangat indah. (A) tetap aktif berkarya seperti membuat puisi, novel, melukis atau memasak. "Suasana yang memancing kreativitas mudah-mudahan akan memberikan kegembiraan dan kekompakan," ucapnya.

Selain itu, anak-anak bisa diajari mengenal berbagai pengetahuan dengan menyanyi. "Sediakan kekuatan sabar yang melimpah, mendongeng atau bermain sulap sederhana. Mari menjadi pahlawan untuk diri sendiri dan orang lain untuk bisa melawan Covid-19," imbuhnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon