Rantai Pasok Produk Perikanan Budidaya Dinilai Perlu Diperbaiki

Minggu, 17 Mei 2020 | 17:33 WIB
CP
FH
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: FER
Nelayan melakukan bongkar muat hasil tangkapan laut di Pelabuhan Perikanan Muara Angke Jakarta, Selasa (21/4/2020).
Nelayan melakukan bongkar muat hasil tangkapan laut di Pelabuhan Perikanan Muara Angke Jakarta, Selasa (21/4/2020). (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com - Keluarga Alumni Perikanan Undip (Kerapu) mendorong pemerintah untuk memberi jaminan agar UMKM Perikanan Budidaya atau akuakultur tetap bertahan di tengah hantaman dampak ekonomi pandemi Covid-19. Salah satu upaya yang perlu menjadi fokus yakni perbaikan rantai pasok hasil produksi akuakultur di sentral sentral produksi.

Baca Juga: Perum Perindo Diminta Serap 3.000 Ton Ikan

Demikian disampaikan Ketua Umum Kerapu Undip, Abdul Kadir Karding dalam diskusi virtual yang digagas Kerapu Jabodetabek seperti keterangannya, Minggu (17/5/2020).

Karding menyatakan di tengah pandemi Covid-19 perlu ada skala prioritas untuk menyelesaikan hal hal mendasar dalam bisnis sektor perikanan.

"Nanti kita petakan kira-kira prioritas apa yang perlu segera diperbaiki dalam jangka pendek untuk memastikan proses produksi tetap berjalan," kata Karding.

Baca Juga: Kadin Harap Pemerintah Serap Produksi Nelayan

"Nanti kita minta pihak terkait segera eksekusi arahan Presiden termasuk memastikan stimulus ekonomi betul betul berdampak dalam mengungkit proses bisnis baik di hulu maupun di hilirnya atau industri pengolah. Nanti saya pastikan kesimpulan diskusi bisa sampai ke pihak yang berkepentingan baik KKP, BUMN bahkan kalau bisa ke pak Presiden langsung," tandas Anggota Komisi IX DPR tersebut.

Sementara itu, Presiden Direktur, PT. Kurnia Mitra Makmur (KMM), Didik Sudiarso mengaku pandemi Covid-19 telah menyebabkan market demand menurun drastis. Apalagi menurutnya, saat ini pasar dalam negeri menjadi objek market terbesar.

Didik juga mengaku berbagai masukan dan aspirasi dari pelaku industri telah disampaikan. Masalah terbesarnya yakni pasar yang tersendat dan mempengaruhi cash flow perusahaan.

Baca Juga: KKP Komitmen Tingkatkan Konsumsi Ikan Nasional

"Saya kira saat ini bukan lagi bicara wacana, tapi saatnya eksekusi agar program benar benar mampu secara langsung menyelesaikan problem mendasar. Ini industri harus benar benar bisa beradaptasi, apalagi pasca-Covid-19 dipastikan ada perubahan terhadap pola hidup masyarakat. Sekali lagi, peran Pemerintah saat ini benar-benar dibutuhkan. Harus ada intervensi besar," tegas Didik.

Ketua DPD Kerapu Wilayah Jabodetabek, Tri Hariyanto, mengatakan media diskusi seperti ini penting dan akan terus dilakukan secara berkala. Tentu ini bagian dari kontribusi alumni untuk memberikan masukan konstruktif pada Pemerintah khususnya bagi kemajuan sektor perikanan.

"Ini bentuk responsifitas kami untuk memberikan masukan konstruktif atas berbagai masalah yang menimpa pada industri perikanan, terutama ditengah pandemik Covid-19," kata Tri yang juga Pengawas Ahli Utama di Bidang Akuakultur.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon