Rumah Tokoh Pemekaran Kabupaten Sergai Dibakar Orang Tak Dikenal
Selasa, 21 Juli 2020 | 19:44 WIB
Medan, Beritasatu.com - Rumah tokoh pemekaran Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), David Purba, yang berada di Jalan Kabupaten, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sumatera Utara (Sumut), dibakar oleh orang tak dikenal (OTK), Selasa (21/7/2020).
Pelaku yang diduga lebih dari 2 orang itu juga membakar mobil Honda Civic BK 1422 JS milik korban. Tidak ada korban jiwa akibat aksi teror oleh kelompok tidak bertanggungjawab itu. Aparat kepolisian turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan itu.
David Purba sebagai korban menyampaikan, saat kejadian dirinya sedang tidak ada di rumah. Tokoh pemekaran kabupaten ini tidak di rumah karena ada urusan pekerjaan. Saat kejadian pembakaran rumah, ada 7 orang anggota keluarganya di dalam rumahnya.
"Orang yang ada di dalam rumah sebanyak 7 orang meliputi anak saya, menantu dan cucu-cucu saya. Saya bersyukur, mereka semua selamat. Namun, mereka masih trauma setelah mengalami kejadian ini," ujar David Purba, Selasa (21/6/2020).
David mengaku tidak memiliki masalah dengan orang lain. Selain David, anaknya bernama Oslo juga dimintai keterangan oleh polisi. Anak David juga mengaku tidak terlibat perselisihan dengan orang lain di luar lingkungan kawasan tempat tinggalnya.
"Berdasarkan keterangan dari keluarga dan saudara, ada 2 orang mencurigakan mengendarai sepedamotor seakan mengamati rumah yang kami tinggali ini. Mereka seperti menggambar lokasi. Mereka langsung kabur ketika dikejar," ungkap Oslo.
Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang turun langsung memimpin penyelidikan pembakaran rumah tokoh pemekaran di Kabupaten Serdang Bedagai tersebut. Petugas laboratorium forensik dari Polda Sumut juga turun ke lokasi.
Robin Simatupang belum dapat memastikan penyebab pembakaran rumah itu. Dia menyampaikan polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah orang termasuk keluarga korban untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Kepala Sub Penerangan Masyarakat Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, penyidik masih mendalami penyebab aksi teror oleh pelaku yang diduga lebih dari 2 orang itu. Kasus teror ini diduga berkaitan dengan persoalan pribadi.
"Pasti ada persoalan yang melatarbelakangi kejadian sampai terjadi teror tersebut. Penyelidikan sementara, pelaku membakar mobil dengan menyiramkan bahan bakar. Kobaran api kemudian membesar membakar rumah korban," sebutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




