Dirut RRI, dari Keranjingan Puisi sampai Menulis Buku
Selasa, 18 Agustus 2020 | 11:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Mohammad Rohanudin ternyata tidak hanya piawai menjadi penyiar. Selain punya hobi membaca puisi, dia juga menulis buku.
Rohanudin sering berpartisipasi dalam konser kebangsaan RRI dalam beberapa tahun terakhir. Pada Senin (17/8/2020) malam, di Auditorium Abdurrahman Saleh, kantor pusat RRI, Jakarta, pada Malam Apresiasi Puisi bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI), ia membaca puisinya dengan judul Kemerdekaan Corona dan Korupsi.
Dalam kesempatan tersebut, Rohanudin juga meluncurkan buku sehimpun puisi berjudul Bicaralah yang Baik Baik.
Pria kelahiran 19 September 1957 tersebut merintis perkawinan syair dan penyiaran sejak di bangku SMA, tatkala menjadi penyiar radio Double One. Radio dan syair memang bagian kehidupannya.
Selain Rohanudin, pentas seni tadi malam juga menampilkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Ia juga membaca puisi.
"Banyak negara gagal dalam mewujudkan tujuannya karena terjadinya korupsi. Kalau demikian mari kita bersama sama memberantas korupsi. Korupsi juga termasuk kejahatan yang melawan kemanusiaan," ujar Firli yang membacakan puisi ciptaannya berjudul Membangun Martabat Bangsa.
Sejumlah tokoh juga ikut memeriahkan pagelaran yang digelar dalam rangka memperingati dirgahayu kemerdekaan ke-75 RI itu.
Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid juga menunjukkan kepiawaiannya dengan membaca puisi karya Rohanudin yang berjudul Indonesia adalah Saraswati.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




